Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Berisiko Tinggi! Siswa SD di Pandeglang Nekat Lewati Jembatan Ambruk demi Sampai Sekolah
Advertisement . Scroll to see content

Demi Sekolah, Siswa SD di Pandeglang Nekat Lewati Jembatan Ambruk

Kamis, 05 Februari 2026 - 15:24:00 WIB
Demi Sekolah, Siswa SD di Pandeglang Nekat Lewati Jembatan Ambruk
Siswa SD di Mandalawangi, Pandeglang, terpaksa menyeberangi jembatan ambruk demi sekolah. Aksi berbahaya itu viral dan memicu keprihatinan warga. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

PANDEGLANG, iNews.id – Aksi berbahaya terpaksa dilakukan sejumlah siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten. Demi tetap bisa berangkat sekolah, mereka harus menyeberangi jembatan ambruk yang kondisinya rusak parah.

Video perjuangan para siswa melewati jembatan rapuh tersebut viral di media sosial dan memicu keprihatinan publik. Dalam rekaman berdurasi sekitar 50 detik, tampak pelajar di Kampung Kadu Pandak, Desa Sinarjaya, menuruni tebing menggunakan tangga bambu sebelum berjalan perlahan di atas sisa rangka jembatan yang licin dan berlubang.

Beberapa anak terlihat dibantu oleh teman maupun warga sekitar agar tidak terpeleset dan jatuh ke sungai. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan siswa.

Jembatan tersebut dilaporkan ambruk sejak Sabtu (1/2/2026) akibat struktur bangunan yang lapuk dimakan usia. Hingga Kamis (5/2/2026), belum ada perbaikan, padahal jembatan itu merupakan akses utama warga, termasuk anak-anak sekolah.

Salah seorang warga, Mamat, mengatakan jembatan tersebut menjadi satu-satunya jalur terdekat menuju sekolah. Jika harus memutar, jarak yang ditempuh sangat jauh.

“Kami terpaksa lewat situ, anak-anak juga. Kalau mutar, jauh sekali,” ujarnya.

Warga lainnya, Muztahid, mengaku khawatir setiap hari melihat anak-anak mempertaruhkan keselamatan hanya untuk menuntut ilmu. Ia berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jembatan atau setidaknya menyediakan akses darurat sementara.

Warga berharap proses belajar mengajar tidak lagi terganggu dan keselamatan siswa menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut