Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga BBM Pertamina 5 Februari 2026 dari Pertalite hingga Pertamax
Advertisement . Scroll to see content

Warga Palangka Raya Keluhkan Mahalnya Elpiji 3 Kg

Selasa, 26 Desember 2017 - 15:46:00 WIB
Warga Palangka Raya Keluhkan Mahalnya Elpiji 3 Kg
Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)
Advertisement . Scroll to see content

PALANGKA RAYA, iNews.id – Warga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah mengeluhkan mahalnya harga elpiji 3 kg subsidi yang kini mencapai Rp30.000 per tabung.

"Selain harganya mahal, kami juga sulit mendapatkan gas bersubsidi itu. Pertengahan bulan lalu harganya Rp28.000 tapi sekarang mencapai Rp30.000," kata Aminah Noor, warga Palangka Raya yang tinggal di Jalan Jati, Selasa (26/12/2017).

Ibu dua anak itu mengatakan, untuk mendapatkan elpiji 3 kg harus berkeliling karena sejumah toko langganan yang biasanya menyediakan gas kehabisan persediaan.

"Biasanya toko di sekitar rumah ada saja yang menjual gas. Tapi sejak beberapa hari lalu saya lihat tidak ada, sehingga terpaksa saya harus keliling," kata Nur.

Sahreban, warga Palangka Raya lainnya juga mengaku harus berkeliling dahulu untuk membeli gas bersubsidi tersebut karena sejumlah pedagang langganannya mengaku kehabisan stok.

"Biasanya toko-toko dekat rumah banyak yang menjual gas 3 kg. Namun kemarin saya sampai keliling-keliling. Pas dapat harganya pun mencapai Rp30.000. Karena kebutuhan dan sulitnya mencari gas melon, mau tidak mau saya tetap beli," kata wanita yang sering disapa Acil Eban ini.

Menurut Rahman, salah satu pemilik toko yang menjual gas bersubsidi, kenaikan harga elpiji telah terjadi sekitar sebulan lalu dan terus melonjak saat mendekati Natal.

"Sebulan terakhir ini kami sulit mendapat pasokan gas 3 kg. Harganya juga terus naik sampai saat ini saya harus jual Rp30.000 per tabung karena harga beli yang juga naik," kata warga Jalan Karet, Palangka Raya.

Pria 35 tahun ini menerangkan, harga normal setiap tabung gas 3 kg biasanya dijual antara Rp20.000-Rp22.000. "Beberapa orang yang membeli gas di tempat saya juga mengeluhkan keadaan ini dan bahkan sebagian batal membeli," katanya.

Dia pun berharap pemerintah kota dapat memastikan pasokan dan harga gas 3 kg kembali normal sehingga tak terlalu membebani masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut