Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Asian Pool Championship 2025 Resmi Ditutup, Hary Tanoesoedibjo: Indonesia Tempat Kompetisi Internasional!
Advertisement . Scroll to see content

Usul HT soal Pajak Online, Pengamat: UMKM Butuh Regulasi dan Proteksi

Kamis, 12 April 2018 - 23:57:00 WIB
Usul HT soal Pajak Online, Pengamat: UMKM Butuh Regulasi dan Proteksi
Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo mengusulkan agar pemerintah segera mengatur pajak untuk belanja online. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah dinilai harus mempercepat transformasi UMKM ke go online, dengan sosialisasi, regulasi dan proteksi.

Hal tersebut disampaikan oleh pengamat ekonomi dan bisnis Universitas Airlangga. Rudi Purwono menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT). Sebelumnya, HT mengungkapkan perlunya aturan untuk melindungi usaha padat karya dari kompetisi dengan perusahaan berbasis internet yang didominasi oleh perusahaan asing.

Toko online, menurut HT seharusnya jangan menjual produk yang bersaing dengan UMKM. Melainkan bisa membantu UMKM dengan menjual barang-barang produksi UMKM.

"Harus ada sosialisasi, regulasi dan proteksi (untuk UMKM). Yang perlu diperhatikan juga dari produksi, keuangan, manajemen dan pemasaran. Bahkan pembelajaran model pendanaan berbasis digital," kata Rudi  Kamis (12/4/2018).

Rudi menegaskan tumbuh dan berkembangnya UMKM bisa lebih optimal bila memanfaatkan teknologi di era digital saat ini. "Dalam mewujudkan UMKM go-online perlu komitmen dan kerjasama yang baik agar terjalin dalam upaya memberdayakan UMKM yang berdaya saing," jelasnya.

Dia menambahkan perlu peran aktif pemerintah dalam pemberdayaan UMKM sehingga UMKM terus berinovasi dan naik kelas. "Sehingga UMKM skala kecil bisa menjadi usaha yang besar," ucap Rudi.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut