Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Respons Pejabat Pajak dan Bea Cukai Kena OTT KPK: Tindak secara Hukum!
Advertisement . Scroll to see content

Sri Mulyani Harap Pertemuan IMF-WB Tetap Terlaksana

Selasa, 03 Juli 2018 - 14:24:00 WIB
Sri Mulyani Harap Pertemuan IMF-WB Tetap Terlaksana
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap erupsi Gunung Agung tak menganggu pertemuan tahunan International Monetary Fund dan World Bank (IMF-WB) yang akan berlangsung di Nusa Dua Bali pada Oktober nanti. Acara berskala internasional itu diharapkan tetap berlangsung sesuai agenda.

"Itu kan nature ya, alami. Jadi, kita tetap berharap dalam pelaksanaan persiapan akan tetap bisa dilakukan," katanya ketika menghadiri acara di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Ia juga akan terus berkoordinasi dengan panitia penyelenggara di Amerika Serikat (AS) agar pertemuan yang rencananya dihadiri sebanyak 15.000 peserta dari berbagai negara ini bisa berjalan dengan baik.

Menurut dia, kondisi alam memang tak bisa diprediksi. Namun, pihaknya tetap mempersiapkan proses pelaksanaannya agar bisa berjalan mulus.

“Meskipun kita juga sudah sadar dalam hal ini IMF, bahwa faktor ini adalah faktor alami," ujarnya.

Seperti diketahui, Gunung Agung kembali meletus Selasa dini hari tadi. Ketinggian kolom abu pada letusan yang terjadi pada pukul 04.13 WITa itu teramati 2.000 meter di atas puncak kawah atau 5.142 meter di atas permukaan laut.

Letusan Gunung Agung mengakibatkan banyak maskapai internasional membatalkan penerbangan, termasuk AirAsia dan JetStar Australia. Gangguan tersebut berdampak pada sekitar 8.000 turis asing.

Singapore Airlines (SIA) juga menjadwal ulang penerbangan dari Singapura ke Denpasar. Sementara itu, pihak AirAsia yang berbasis di Malaysia juga membatalkan 27 penerbangan.

Berdasarkan perhitungan Bappenas, pengeluaran para peserta IMF-WB mencapai Rp943,5 miliar. Jumlah itu terdiri dari 95,2 persen pengeluaran wisawatan asing dan 4,8 persen dari domestik. Alokasi pengeluaran terbesar ada di sektor akomodasi yang mencapai Rp569,9 miliar, diikuti makanan dan minuman Rp190,5 miliar, transportasi Rp36,1 miliar, hiburan Rp57 miliar, dan souvenir Rp90,2 miliar.

Kemudian, ada juga perkiraan biaya konstruksi untuk mendukung penyelenggaraan acara sebesar Rp4,9 triliun. Biaya ini di antaranya untuk membangun Underpass Ngurah Rai, merevitalisasi Pelabuhan Benoa, Patung Garuda Wisnu Kencana, dan Tempat Pembuangan Akhir Sampah Suwung.

Sementara itu, biaya operasional penyelenggaraan acara sekitar Rp1 triliun. Dengan demikian, total dampak langsung penyelenggaraan acara IMF-WB secara keseluruhan mencapai Rp6,9 triliun atau 7 kali lipat dari pengeluaran dari kas negara. Angka ini belum menghitung dampak tak langsung dari acara ini.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut