Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ESDM Beri Kuota Impor BBM ke SPBU Swasta 2 Kali Setahun, Begini Skemanya
Advertisement . Scroll to see content

PLN Butuh Rp16 Triliun untuk Melistriki Ribuan Desa Terpencil

Selasa, 06 Maret 2018 - 18:02:00 WIB
PLN Butuh Rp16 Triliun untuk Melistriki Ribuan Desa Terpencil
Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – PT PLN (Persero) membutuhkan anggaran sebesar Rp16 triliun untuk melistriki 3.660 desa terpencil. Namun, keuangan perseroan negatif sehingga meminta bantuan dari pemerintah untuk pemenuhan anggaran.

"Pemerintah melalui ESDM mengupayakan memberikan (dana) supaya PLN punya aggaran cukup untuk melistriki desa. Kebutuhan kami Rp16 triliun hanya untuk melistriki desa," kata Direktur Perencanaan Korporasi PLN Syofvi Roekman dalam sebuah diskusi di Energy Building, Jakarta, Selasa (6/3/2018).

Ia melanjutkan, sebelumnya untuk mengaliri listrik ke desa-desa PLN mendapatkan dana APBN. Namun, sejak 2015, hal tersebut menjadi tanggung jawab PLN karena DPR telah mencabut anggaran untuk menerangi desa tertinggal.

"2015 itu menjadi tanggung jawab PLN, investasi dari dana PLN. Kalau protofolio keuangan kami negatif bagaimana kami bisa berinvestasi?" ujarnya.

Sebelum 2015, PLN mendapatkan dana tambahan dari pemerintah sebesar Rp4 triliun per tahunnya. Angka tersebut belum termasuk dana untuk membangun transmisi kelistrikan. "Dana subsidi Rp47 triliun cash in, Rp5 triliun carry over. Itu sangat jauh berkurang dibanding tahun 2014 hampir Rp100 triliun," ucapnya.

Kondisi tersebut sangat membebani manajemen PLN. Apalagi dengan adanya arahan dari pemerintah yang tidak akan menaikkan tarif listrik sampai 2019 mendatang membuat PLN harus bekerja lebih ekstra.

"Dengan kondisi harga batu bara cenderung naik sekian dolar per tonnya, harga gas yang cukup tinggi, BBM mulai naik, exchange rate naik, sementara kami memliki tugas besar untuk melistriki seluruh desa," tuturnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya terus melakukan investasi dengan memberikan pelayanan dan memperluas jaringan sehingga desa 3T bisa dilistriki dengan baik. Tahun ini total investasi PLN untuk program elektrifikasi desa ini sebanyak Rp15,9 triliun sedangkan secara keseluruhan Rp120 triliun per tahun.

"Ini menantang. Ada tujuh direktorat regional untuk menaikkan elektrifikasi. Tanggung jawab ini tanggung jawab bersama," kata dia.

Dia menyatakan, upaya tersebut untuk memenuhi target yang diminta oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menginginkan target elektrifikasi tahun 2018 sebesar 97,5 persen. Hal ini dikarenakan pencapaian tahun lalu bisa lebih dari empat persen dalam setahun, yaitu 95,3 persen dari target 92,75 persen.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut