Peringatkan Lonjakan Mobilitas di Awal Tahun Baru, Menhub Minta Kepolisian dan Pemda Siaga
SURABAYA, iNews.id - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, memperingatkan potensi lonjakan mobilitas masyarakat di awal Tahun Baru 2022, khususnya di Provinsi Jawa Timur.
Kementerian perhubungan (Kemenhub) memproyeksikan untuk puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Provinsi Jawa Timur (Jatim) diperkirakan akan terjadi pada 1-2 Januari 2021, dan 8-9 Januari 2022.
Menhub mengatakan, telah meminta seluruh jajaran polres hingga pemerintah daerah (Pemda) Jatim untuk melakukan antisipasi puncak arus balik libur Nataru.
“Kami telah meminta kepada jajaran Polres serta Pemda Jatim untuk bersiap menghadapi puncak arus yang diperkirakan akan terjadi pada 1-2 Januari 2021, serta 8-9 Januari 2022,” Kata Budi Karya, dalam keterangan resmi yang diterima MPI, Sabtu (1/1/2022).
Menurut dia, potensi lojakan mobilitas masyarakat di Provinsi Jatim sudah terlihat dari hasil pemantauan Kemenhub di 8 terminal pantau.
Dari hasil pemantauan, penumpang berangkat (meninggalkan Provinsi Jawa Timur) mengalami kenaikan 5,8 persen dibandingkan hari normal dari 4.700 orang menjadi 5.100 orang. Sedangkan penumpang datang meningkat 14 persen dari 3.200 orang menjadi 5.340 orang.
"Para petugas di lapangan agar mengawasi sejumlah titik-titik krusial, khusunya dalam menghadapi adanya lonjakan mobilitas di awal tahun 2022," ujar Budi Karya.
Menhub juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Jatim yang melakukan pengamatan secara intensif dan melakukan antisipasi di lapangan selama masa libur Nataru.
"Mari kita bersama-sama dengan 39 Kapolres yang ada di seluruh Jatim untuk mengkomunikasikan narasi pengetatan prokes sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo,” ungkap Budi Karya.
Menhub juga mengimbau masayarkat yang melakukan perjalanan pada masa libur Nataru untuk tetap waspada dan melaksanakan prokes dengan ketat. “Ada varian Covid-19 Omicron yang harus diwaspadai. Jadi kita tetap harus hati-hati,” tutur Budi Karya.
Editor: Jeanny Aipassa