Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger Ada Karyawan RI Punya Rekening Rp12,49 Triliun, PPATK Ungkap Faktanya
Advertisement . Scroll to see content

Menkeu Prediksi Target Pajak Kurang Rp130 Triliun

Rabu, 20 Desember 2017 - 19:17:00 WIB
Menkeu Prediksi Target Pajak Kurang Rp130 Triliun
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati seusai memberikan update realisasi APBN-P 2017 di kantornya, Rabu (20/12/2017). (Foto: iNews.id/ADE)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, target penerimaan pajak tahun ini sebesar Rp1.283,6 triliun tidak akan tercapai. Pada akhir tahun, penerimaan pajak diperkirakan akan kurang atau shortfall sekitar Rp130 triliun.

Berdasarkan data terakhir, penerimaan pajak hingga 15 Desember 2017 mencapai Rp1.058,4 triliun atau setara 82,45 persen dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 sebesar Rp1.283,6 triliun.

"Kita memperkirakan dalam dua minggu ke depan, masih ada tambahan penerimaan mungkin lebih dari Rp 100 triliun. Itu sudah diidentifikasikan, sehingga estimasi shortfall kita ada di kisaran Rp110 - Rp130 triiiun,” ujar Menkeu saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu (20/12/2017).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, penerimaan pajak pada akhir tahun akan berada pada kisaran 89 persen hingga 91 persen. Menkeu juga menegaskan pemerintah tidak akan melakukan praktik ijon pajak untuk memenuhi target penerimaan.

Dengan realisasi penerimaan pajak yang tidak mencapai target, Menkeu optimistis defisit anggaran tahun ini berada dalam level yang aman atau di bawah 3 persen dari produk domestik bruto (PDB) sesuai peraturan.

"Hingga akhir tahun kami perkirakan defisit masih di 2,6 atau 2,7 persen. Sekarang ini sudah 2,62 persen. Jadi masih di bawah maksimal defisit yang ada di Undang-Undang APBN-P 2017 sebesar 2,92 persen,” kata dia.

Secara umum, realisasi penerimaan negara hingga 15 Desember 2017 mencapai Rp1.496,9 triliun atau 86,2 persen dari target. Adapun penerimaan perpajakan tercatat telah mencapai Rp1.211,5 triliun atau 82,3 persen dari target dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp281 triliun atau 108 persen dari target. 

Sementara belanja negara tercatat Rp1.849,5 triliun atau 88,1 persen dari pagu APBN-P 2017. Belanja pemerintah pusat tercatat sebesar Rp1.132,3 triliun atau 82,8 persen dari pagu dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Rp717,3 triliun atau 94,9 persen dari pagu.

Untuk pembiayaan. pemerintah telah merealisasikan penerbitan atau penarikan pembiayaan utang sebesar Rp408,2 triliun atau 88,5 persen dari target.

"Kurang dari 15 hari ke depan akan dilihat banyak aktivitas pencairan pembiayaan investasi dan belanja kementerian/lembaga. Belanja kementerian/lembaga (K/L) diperkirakan akan mencapai 95 persen," katanya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut