Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Rp12,83 Triliun, Jaga Daya Beli Masyarakat selama Ramadan-Idulfitri 2026
Advertisement . Scroll to see content

Menkeu Prediksi Ekonomi Tahun Ini Tumbuh 5,15 persen

Senin, 18 Desember 2017 - 22:11:00 WIB
Menkeu Prediksi Ekonomi Tahun Ini Tumbuh 5,15 persen
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Dialog Perpajakan di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Jakarta, Senin (18/12/2017). (Foto: iNews.id/ADE)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun ini akan mencapai 5,15 persen. Prediksi itu didasarkan pada pertumbuhan ekonomi kuartal III-2017 yang mencapai 5,06 persen.

Angka ini lebih rendah dibandingkan target pertumbuhan ekonomi yang disepakat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017 sebesar 5,2 persen.

Dengan realisasi pertumbuhan pada tiga kuartal pertama tahun 2017 di kisaran 5,02 persen, maka produk domestik bruto (PDB) pada kuartal IV-2017 setidaknya harus tumbuh minimal 5,52 persen. Pertumbuhan tersebut mungkin saja terjadi mengingat baseline pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2016 cukup rendah yakni 4,94 persen.

"Semuanya masih outlook, karena kuartal keempat kan belum keluar. Nanti tetap akan kita lihat. Tentu momentum di kuartal ketiga ini akan dijaga sehingga kita akan mendekati di atas 5,1 persen," ujar Sri Mulyani seusai Dialog Perpajakan di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Jakarta, Senin (18/12/2017).

Untuk tahun depan, Sri Mulyani memperkirakan ekonomi akan tumbuh 5,3 persen. Perkiraan ini juga lebih rendah dibandingkan target yang telah ditetapkan dalam APBN 2018 sebesar 5,4 persen.

Growth memang asumsinya 5,4 persen, tapi tergantung momentumnya kita lihat. Daya beli kita jaga, suku bunga juga sudah turun, konsumsi kita jaga 5 persen, dan investasi kita juga kemarin tumbuh di atas 17 persen," katanya.

Selain itu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga memperkirakan defisit anggaran tahun ini akan berada pada kisaran 2,7 persen terhadap PDB. Perkiraan ini lebih rendah dari asumsi dalam APBN-P 2017 dengan rentang 2,6 – 2,9 persen terhadap PDB.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo juga sebelumnya memproyeksikan ekonomi Indonesia sepanjang 2017 akan tumbuh 5,15 persen didorong perbaikan kegiatan konsumsi masyarakat dan swasta, di kuartal III dan IV 2017.

"Di kuartal III membaik, dan di kuartal IV ada perbaikan yang lebih tinggi. Maka setahun ekonomi bisa tumbuh 5,15 persen," ujar Mantan Direktur Utama Bank Mandiri itu.

Agus menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di dua kuartal terakhir juga distimulus dengan perbaikan aliran investasi masuk dan perbaikan kinerja ekspor. Pada semester I-2017, investasi lebih banyak ditopang dari belanja pemerintah. Sementara harga komoditas juga diperkirakan tetap kuat setidaknya hingga tahun depan.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut