Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk RI Turun per September 2025, Kota Penyumbang Terbesar
Advertisement . Scroll to see content

Kualitas Hidup Masyarakat RI Naik Kelas, Papua Naik Paling Cepat

Senin, 15 April 2019 - 14:25:00 WIB
Kualitas Hidup Masyarakat RI Naik Kelas, Papua Naik Paling Cepat
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kualitas hidup masyarakat Indonesia naik kelas. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada 2019 sebesar 71,39 poin, naik 0,58 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

"Untuk IPM nya kita menggunakan standar UNDP, dimana kalau IPM di bawah 60 dianggap rendah, 60-70 tingkat pertumbuhan sedang. Tingkat pertumbuhan tinggi 71-80. Berarti saat ini IPM Indonesia berasa pada posisi yang tinggi," kata Kepala BPS, Suhariyanto saat jumpa di kantornya, Jakarta, Senin (15/4/2019).

Menurut pria yang akrab disapa Kecuk itu, kenaikan terjadi di seluruh provinsi di Indonesia. Dengan demikian, rata-rata IPM secara nasional naik kelas dari kategori IPM sedang ke tinggi.

Dia mengatakan, Papua menjadi provinsi dengan pertumbuhan IPM tertinggi. IPM Provinsi di Timur Indonesia itu tumbuh 1,64 poin ke angka 60,06. Dengan demikian, Papua naik tingkat ke provinsi dengan kategori IPM sedang, dari sebelumnya rendah.

"IPM tertinggi tentunya DKI, yang paling rendah Papua. Tapi berita yang menggemberikan pada 2018 ini, IPM Papua sudah masuk kategori sedang. Hampir seluruh provinsi masuk kategori sedang, tinggi. Hanya DKI yang masuk sangat tinggi," tuturnya.

Dilihat dari komponennya, umur harapan hidup saat lahir mengalami peningkatan menjadi 71,20 tahun pada 2018, dari 71,06 pada tahun sebelumnya. Rata-rata lama sekolah juga naik, menjadi 8,17 pada 2018, dari 8,10 pada tahun sebelumnya.

"Pengeluaran per kapita juga tumbuh 3,70 persen, menjadi Rp 11,6 juta per tahunnya," kata Kecuk.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut