Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Ancam bakal Copot Pejabat Bea Cukai Selain Dirjen, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkeu Sudah Salurkan Rp2,9 Triliun ke Gugus Tugas Covid-19

Rabu, 08 Juli 2020 - 17:31:00 WIB
Kemenkeu Sudah Salurkan Rp2,9 Triliun ke Gugus Tugas Covid-19
Kemenkeu terus mendukung fasilitas untuk penanganan pandemi virus corona (Covid-19). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus mendukung fasilitas untuk penanganan pandemi virus corona (Covid-19). Untuk Gugus Tugas Covid-19, Kemenkeu telah menyalurkan Rp2,9 triliun dari total anggaran Rp3,5 triliun di bawah kendali Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Staf Ahli Menteri Keuangan Kunta Wibawa memerinci, pencairan dana tersebut sudah termasuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), alat kesehatan, test kit, klaim biaya perawatan, mobilisasi dan logistik, serta karantina dan pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI). "Paling banyak direalisasi adalah BNPB dari Rp3,5 triliun sudah Rp2,9 triliun yang dicarikan," kata Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara Kunta Wibawa Dasa Nugraha, di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Kunta memastikan pemerintah akan terus mendorong percepatan penyerapan anggaran untuk bidang kesehatan dalam rangka penanganan Covid-19 yang berjumlah Rp 87,55 triliun. " Kalau kita hitung insentif perpajakan bidang kesehatan dari total anggaran Rp9,05 triliun baru terealisasi Rp1,4 triliun," tutur dia.

Dia menyebut, anggaran tersebut digunakan untuk penanganan Covid-19 Rp 65,8 triliun, insentif tenaga medis Rp5,9 triliun, bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Rp3 triliun, santunan kematian Rp0,3 triliun, gugus tugas Rp3,5 triliun, dan insentif perpajakan Rp9,05 triliun.

“Upaya percepatan dilakukan dengan adanya revisi Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) dan diikuti KMK serta penyediaan uang muka untuk klaim rumah sakit,” ucapnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut