Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo Kompak Turun per Februari 2026, Simak Daftarnya
Advertisement . Scroll to see content

Isi Premium, Kendaraan Bermotor Mengular di SPBU Bandar Lampung

Senin, 12 Maret 2018 - 10:56:00 WIB
Isi Premium, Kendaraan Bermotor Mengular di SPBU Bandar Lampung
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

BANDAR LAMPUNG, iNews.id - Sebagian warga Kota Bandar Lampung sulit mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Hal ini karena pasokan BBM penugasan itu terbatas sehingga stoknya kerap kosong.

Pantauan di sejumlah SPBU di Kota Bandar Lampung, antrean panjang selalu terjadi di pom bensin yang sudah mendapatkan pasokan Premium. Sedangkan SPBU lainnya menuliskan pengumuman untuk memberitahu stok Premium sedang kosong atau dalam pengiriman.

Antrean panjang kendaraan biasanya terjadi di SPBU yang sudah mendapatkan pasokan BBM Premium, seperti di SPBU 29-35242 Diponegoro Bandar Lampung. SPBU 29-35242 itu melayani pembelian Premium mulai pagi sampai stok habis.

Karena itu, SPBU tersebut selalu dipenuhi kendaraan hingga mengular ke badan jalan mengakibatkan kemacetan. Beberapa petugas SPBU menyebutkan, pasokan Premium umumnya satu tangki dalam sehari, dan dalam beberapa jam BBM itu sudah habis terjual.

Di SPBU kawasan Jalinsum Bandar Lampung, penjualan Premium biasanya pada sore hari ketika pasokan dari PT Pertamina (Persero) sudah tiba. Antrean panjang selalu terjadi setiap penjualan Premium berlangsung di SPBU tersebut.

Beberapa pengendara menyebutkan, biasanya membeli Pertalite atau Pertamax jika Premium sudah habis, meski harganya jauh lebih mahal. "Kalau antrean panjang sekali, atau stok Premium sedang habis, saya beli Pertamax atau Pertalite," kata Henry, salah satu pengendara, Senin (12/3/2018).

Sementara, pengendara lainnya menyebutkan tetap menggunakan BBM non-subsidi meski harganya jauh lebih mahal. "Saya tetap menggunakan Pertamina-dex meski harganya naik menjadi Rp10.100 per liter karena lebih bagus untuk mesin dan sedikit gas buangnya. Untuk penghematan, pemakaian kendaraan harus sesuai kebutuhan saja," kata Duan, salah satu pengendara lainnya.

Meski demikian, para pengendara tetap mengharapkan pasokan premium diperbanyak ke SPBU agar masyarakat bisa memilih apakah menggunakan BBM bersubsidi atau non-subsidi.

Sebelumnya, Pertamina merilis daftar harga BBM terbaru dengan mencatatkan kenaikan harga pada mayoritas nonsubsidi (Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite).

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut