Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Basuki Bocorkan Sosok Penerusnya di PUPR, Siapa Dia?
Advertisement . Scroll to see content

Ini 32 Proyek Tol dan 4 LRT yang Dievaluasi Pemerintah

Kamis, 22 Februari 2018 - 18:42:00 WIB
Ini 32 Proyek Tol dan 4 LRT yang Dievaluasi Pemerintah
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mengevaluasi pembangunan infrastruktur akibat terjadinya insiden kecelakaan sehingga harus ada penghentian sementara. Sampai saat ini tercatat ada 32 proyek jalan tol dan empat proyek Light Rail Transit (LRT) yang dihentikan dan dievaluasi.

"Yang lagi proses evaluasi tol ada 32 ditambah empat LRT," kata Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarief Burhanuddin dalam Forum Merdeka Barat 9 di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Kamis (22/2/2018).

Namun, dari 32 proyek jalan tol tersebut tidak semua bagiannya elevated sehingga di luar itu pembangunan tetap dilanjutkan.

"Datanya sudah ada, pekerjaan tol itu ada 32 tapi tidak semuanya ada elevasinya. Jadi bisa saja yang lainnya tetap saja karena yang pekerjaan tanpa elevated jalan saja," tuturnya.

Evaluasi dilaksanakan oleh Komite Keselamatan Konstruksi (KKK) di mana Syarif yang menjadi ketuanya. Pihaknya mengevaluasi mulai dari desain, standar operasi prosedur (SOP), metode kerja, sumber daya manusia, peralatan termasuk memperketat pengawasan.

Hanya saja untuk pekerjaan konstruksi bukan layang seperti pengaspalan, rigid pavement, pembersihan lapangan dan pembangunan infrastruktur lainnya terus dilanjutkan. Sebab, hanya proyek-proyek elevated tertentu saja yang masuk ke dalam proyek yang harus dievaluasi.

Ada delapan kriteria pekerjaan konstruksi layang yang dihentikan sementara, yakni pekerjaan menggunakan balok/gelagar-I beton langsing, menggunakan sistem hanging scaffolding, balance cantilever precast/in situ, launcher beam/frame, pekerjaan dengan tonase besar, pekerjaan yang mempunyai rasio kapasitas angkat terhadap beban kurang dari 5, pekerjaan dengan faktor keamanan sistem bekisting kurang dari 4 dan pekerjaan menggunakan sistem kabel.

Selain itu, menurutnya, evaluasi tidak akan menghambat pekerjaan konstruksi di lapangan karena beralngsungnya tidak sampai satu bulan. Namun dengan evaluasi dapat meningkatkan keamanan dan keselamatan konstruksi.

“Di sinilah diperlukan kehati-hatian. Jangan kita ingin cepat namun pada akhirnya menjadi lebih lama karena adanya kejadian kecelakaan konstruksi,” ucapnya.

Untuk itu, guna mempercepat pelaksanaan evaluasi, KKK telah membuka kantor sekretariatnya setiap hari termasuk hari Sabtu dan Minggu.

Berikut rincian proyek yang masuk evaluasi pemerintah:

Proyek yang dilaksanakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT)

  1. PT Hutama Karya (Jalan Tol Trans Sumatera)
  2. PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (Jalan Tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu)
  3. PT Sriwijaya Markmore Persada (Jalan Tol Kayu Agung - Palembang - Betung)
  4. PT Waskita Bumi Wira (Jalan Tol Krian - Legundi - Bunder)
  5. PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (Jalan Tol Cibitung - Cilincing)
  6. PT Cimanggis Cibitung Tollways (Jalan Tol Cimanggis - Cibitung)
  7. PT Cinere Serpong Jaya (Jalan Tol Cinere - Serpong)
  8. PT Citra Karya Jabar Tol (Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuhan)
  9. PT Citra Wasphuttowa (Jalan Tol Depok - Antasari)
  10. PT Jakarta Tollroad Development (6 Ruas Tol Dalam Kota DKI Jakarta)
  11. PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (Jalan Tol Balikpapan - Samarinda)
  12. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (Jalan Tol Jakarta Cikampek Elevated)
  13. PT Jasamarga Japek Selatan (Jalan Tol Jakarta - Cikampek Selatan)
  14. PT Jasamarga Kualanamu Tol (Jalan Tol Medan Kualanamu Tebingtinggi)
  15. PT Jasamarga Manado Bitung (Jalan Tol Manado - Bitung)
  16. PT Jasamarga Pandaan Malang (Jalan Tol Pandaan - Malang)
  17. PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi)
  18. PT Jasamarga Semarang Batang (Jalan Tol Batang - Semarang)
  19. PT Marga Harjaya Infrastruktur (Jalan Tol Kertosono - Mojokerto)
  20. PT Jasa Marga Kunciran Cengkareng (Jalan Tol Kunciran - Cengkareng)
  21. PT Marga Sarana Jabar (Jalan Tol Bogor Ring Road)
  22. PT Marga Trans Nusantara (Jalan Tol Kunciran - Serpong)
  23. PT Ngawi Kertosono Jaya (Jalan Tol Ngawi - Kertosono)
  24. PT Pejagan Pemalang Toll Road (Jalan Tol Pejagan - Pemalang)
  25. PT Pemalang Batang Toll Road (Jalan Tol Pemalang - Batang)
  26. PT Solo Ngawi Jaya (Jalan Tol Solo - Ngawi)
  27. PT Trans Bumi Serbaraja (Jalan Tol Serpong - Balaraja)
  28. PT Trans Jabar Tol (Jalan Tol Ciawi - Sukabumi)
  29. PT Transjawa Paspro Jalan Tol (Jalan Tol Pasuruan - Probolinggo)
  30. PT Translingkar Kita Jaya (Jalan Tol Cinere - Jagorawi)
  31. PT Transmarga Jatim Pasuruan (Jalan Tol Gempol - Pasuruan)
  32. PT Wijaya Karya Serang Panimbang (Jalan Tol Serang - Panimbang)

Proyek Konstruksi Layang di Luar Kementerian PUPR:

  1. Pembangunan LRT Jakarta – Bogor – Depok – Bekasi (PT Adhi Karya (Persero) Tbk)
  2. Pembangunan LRT Palembang (PT Waskita Karya (Persero) Tbk)
  3. Pembangunan LRT Velodrome – Kelapa Gading (PT Wijaya Karya (Persero) Tbk)
  4. Pembangunan Double Double Track Manggarai - Jatinegara (PT Hutama Karya)

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut