Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi
Advertisement . Scroll to see content

Harga Stabil, KEIN Sebut Inflasi Pangan Era Jokowi Turun Drastis

Rabu, 02 Januari 2019 - 20:21:00 WIB
Harga Stabil, KEIN Sebut Inflasi Pangan Era Jokowi Turun Drastis
Wakil Ketua Umum Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Arif Budimanta. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menyebut, inflasi pangan terjaga di level yang rendah pada masa pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Hal ini menunjukkan stabilnya harga-harga pangan.

Wakil Ketua Umum KEIN, Arif Budimanta mengatakan, rata-rata inflasi bahan makanan sepanjang 2014-2018 sebesar 5,17 persen. Padahal, selama 2009-2013, inflasi bahan makanan mencapai 8,04 persen.

"Selama lima tahun terakhir, inflasi khususnya inflasi bahan makanan, pemerintah sudah turun lebih dari sepertiga. Capaian pengendalian harga ini sangat penting karena harga pangan memberikan kontribusi besar terhadap kemiskinan," ujarnya di kantornya, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Menurutnya, data ini menunjukan bahwa pemerintah mampu menekan laju kenaikan harga pangan. Selain itu, hal ini juga menjadi cerminan dari komitmen kuat pemerintah menjaga daya beli masyarakat.

"Berdasarkan data BPS per Maret 2018, bahan makanan berkontribusi 71,04 persen terhadap garis kemiskinan. Artinya, ada hubungan yang kuat antara penurunan kemiskinan dengan stabilnya inflasi," kata dia.

Arif menilai, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga keseimbangan antara sisi permintaan dan penawaran. Hal ini diwujudkan melalui penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan pusat.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut