Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Stok Beras Melimpah, Mentan Amran Pastikan Tidak Ada Impor untuk Konsumsi
Advertisement . Scroll to see content

Hadapi Paceklik dan Musim Hujan, Mentan Amran Jamin Stok Pangan Aman

Senin, 20 November 2017 - 17:57:00 WIB
Hadapi Paceklik dan Musim Hujan, Mentan Amran Jamin Stok Pangan Aman
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Foto: iNews.id/Ade)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, ketersedian stok pangan saat ini masih dalam kondisi stabil. Sebab, pihaknya telah mempersiapkan sistem baru untuk menghadapi musim paceklik.

“Pokoknya aman. Jadi, yang ditanyakan tadi bagaimana posisi di lapangan. Kami sampaikan musim paceklik kita sudah punya sistem baru dengan cara tanam sesuai kebutuhan. Contoh, dulu Januari sampai Maret, tanam beras itu hanya 500.000 hektare. Sekarang dinaikkan jadi 1 juta hektare," kata Amran usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) pangan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (20/11/2017).

Amran merinci, stok komoditas pangan seperti bawang, beras,  jagung, cabai saat ini masih dalam kondisi aman. Berdasarkan laporan, harga seluruh komoditas pangan itu pun masih sangat stabil.

Untuk bawang, dia memastikan lonjakan harga tidak akan terjadi meski ada perubahan iklim dalam waktu dekat. Sementara, untuk pasokan beras, Amran merinci stoknya aman hingga enam bulan ke depan.

Apalagi, di Januari nanti, petani akan memasuki masa panen sehingga stok beras bakal melimpah. Kendati tergolong stabil, Amran tetap mewaspadai masa panen yang bisa memengaruhi jatuhnya harga sehingga petani bisa merugi.

"Jagung, bawang, beras, cabe, ke depannya kita bersiap karena animo petani untuk tanam tinggi. Kita siap-siap jaga harga jangan sampe masuk panen puncak, harga jatuh," ucapnya.

Dalam jangka panjang, pihaknya akan menunjuk Badan Urusan Logistik (Bulog) menambah cold storage untuk menampung berbagai stok bahan pangan. Pembangunan infrastruktur strategis itu akan didanai anggaran negara dan bermitra dengan pihak swasta.

“Bulog kita dorong membangun cold storage. Dan ada teknologi baru, penyimpanannya bagus kemudian kita bangun kerjasama dengan mitra, bangun pengeringan untuk semua komoditas. Nanti kita siapkan anggarannya karena menyangkut hajat hidup petani. Hitung-hitungannya dua minggu ke depan," ujarnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut