Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Erick Thohir Senang Timnas Indonesia Bantai Oman, tapi…
Advertisement . Scroll to see content

Erick Thohir: Penerapan Ekonomi Syariah di Indonesia Cukup Terlambat

Rabu, 17 Maret 2021 - 13:25:00 WIB
Erick Thohir: Penerapan Ekonomi Syariah di Indonesia Cukup Terlambat
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mengakui penerapan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia cukup terlambat dibandingkan Malaysia. Indonesia memulai ekonomi syariah pada 1991 sementara Malaysia menerapkan sistem tersebut pada 1963. 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir menyebut, penerapan ekonomi berbasis syariah Islam di Indonesia ditandai dengan berdirinya bank Muamalat sebagai bank syariah pertama sejak 1991.

"Dibandingkan negara muslim lainnya, Indonesia memulai ekonomi syariah tahun 1991 dengan berdirinya bank syariah pertama Bank Muamalat. Sementara Malaysia mulai menerapkan ekonomi syariah sejak tahun 1963,” ujar Erick Webinar, Rabu (17/3/2021).

Meski begitu, jasa keuangan syariah di dalam negeri terus mengalami pertumbuhan positif. Bahkan, Erick menilai, tetap tumbuh positif di tengah pandemi Covid-19. 

"Sektor jasa keuangan syariah mampu tumbuh cukup pesat," katanya. 

Pada 2020, pertumbuhan aset bank syariah meningkat sebesar 20,9 persen, sementara bank konvensional sebesar 7,7 persen. Di sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), perbankan syariah juga berhasil meningkat 11,49 persen, unggul tipis dibandingkan pertumbuhan DPK perbankan konvensional sebesar 22,49 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut