Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Serapan Beras Naik 700 Persen di Awal 2026, Pemerintah Buka Peluang Ekspor
Advertisement . Scroll to see content

Diisukan Bakal Diganti, Dirut Bulog Cuma Pasrah

Senin, 23 April 2018 - 15:49:00 WIB
Diisukan Bakal Diganti, Dirut Bulog Cuma Pasrah
Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Djarot Kusumayakti. (Foto: iNews.id/Ade Miranti)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Djarot Kusumayakti dikabarkan akan dilengserkan dari jabatannya sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog). Kabar ini santer terdengar karena Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno telah menyiapkan Surat Keputusan (SK) pemberhentiannya.

Isu tersebut makin disorot karena Djarot sejak pagi ini memenuhi panggilan Rini. Saat ditemui di kantor Kementerian BUMN, Djarot masih belum mau berkomentar banyak terkait isu pemberhentiannya.

Dia juga mengaku pasrah jika keputusan itu memang yang terbaik bagi semuanya. “Ya namanya anak buah, apa pun keputusannya pasti di atas (Kementerian BUMN) sudah berpikir yang terbaik,” kata Djarot, Senin (23/4/2018).

Meski akan dilengserkan, Djarot memastikan SK pemberhentiannya belum diterimanya sampai sekarang. Tampaknya, Menteri BUMN masih menunda waktu yang tepat sembari menentukan calon pengganti terbaik untuk Perum Bulog.

"Cuma nunggu kepastian. Masih belum ada yang bisa yang bisa disampaikan. Tadi dikasih tahu Rabu," ucapnya.

Perubahan struktur jabatan perseroan biasanya terlebih dahulu diadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Ternyata, kegiatan RUPSLB tersebut telah dihelat pada Jumat lalu 20 April 2018 bersamaan dengan RUPSLB PT Pertamina (Persero) Tbk.

"Sudah kemarin (Pada hari Jumat RUPSLB)," kata Djarot yang masih tersenyum menjawab pertanyaan rekan media.

Berdasarkan isu yang beredar, pengganti Djarot memang telah disiapkan oleh Menteri BUMN. Nama Budi Waseso (Buwas) yang merupakan mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) akan menahkodai institusi yang menjadi buffer stock kebutuhan bahan pokok nasional tersebut.

Saat dikonfirmasi, Djarot juga belum bertemu secara khusus dengan Buwas. "Belum (ketemu Buwas)," katanya.

Mengenai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bulog, Djarot enggan menjelaskan secara detail dan rinci. "Biasa-biasa saja sama kayak yang sudah dirancang sebelumnya," ujarnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut