Boediono Puji Pidato Visi Ekonomi Jokowi: Agak Pahit tapi Hasilnya Luar Biasa
JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden 2009-2014, Boediono memuji pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal visi pembangunan Indonesia. Dia menilai, pidato Jokowi telah memberikan semangat dan harapan baru.
Menurut Boediono, pemerintah memang harus berani untuk mengambil kebijakan yang tidak populer dalam lima tahun ke depan. Dia yakin langkah yang diambil Jokowi akan bermanfaat bagi Indonesia dalam jangka panjang.
"Saya senang sekali, semalam mencermati pidato presiden, melaksanakan langkah yang agak pahit tapi hasilnya luar biasa untuk masa yang lebih panjang. Banyak kebijakan kita demikian di keuangan, short term thing untuk long term,” ujarnya saat ditemui di Kantor DJP, Jakarta, Senin (15/7/2019).
Boediono berharap rencana Jokowi didukung penuh semua pihak, termasuk DPR dan rakyat Indonesia. Pasalnya, isu-isu yang disampaikan Jokowi merupakan visi Indonesia ke depan.
Jokowi: Kita Akan Sambungkan Infrastruktur dengan Kawasan Produksi Rakyat
“Kalau ada niat dan dukungan, saya kira dapat dilaksanakan dengan baik, termasuk support rekan Senayan," ucapnya.
Mantan gubernur Bank Indonesia itu menilai, Indonesia akan menghadapi banyak tantangan ke depan. Salah satunya menghadapi ekonomi digital.
Saat ini, kata dia, ekonomi digital berkembang sangat pesat sehingga harus bisa dimanfaatkan pemerintah, baik melalui penggunaan big data maupun pemungutan pajak.
Teknologi, menurut Boediono, menawarkan kecermatan dan ketelitian dalam pengambilan keputusan. Namun, Indonesia belum banyak memanfaatkan ini.
"Big data atau data analytics harus sudah masuk jadi bagian setiap negara kita, karena itu kuncinya," ucap Boediono.
Dalam pidato Visi Indonesia, Jokowi mengungkapkan berbagai rencananya dalam lima tahun ke depan. Berbagai kebijakan akan dilakukan mulai dari menyambungkan infrastruktur pada sumber-sumber ekonomi baru hingga "menghajar" oknum-oknum yang menghambat investasi. (Giri Hartomo)
Editor: Rahmat Fiansyah