Tunjukkan Taji, Rupiah Menguat ke Level Rp13.563 per USD
JAKARTA - Di akhir perdagangan Selasa (31/10/2017) sore, rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah tetap menunjukkan tajinya dengan menguat 19 poin atau 0,14% ke level Rp13.563 per USD.
Berdasarkan data Bloomberg, pada pembukaan pagi tadi, rupiah menguat bergerak ke level Rp13.562 per USD. Sementara di jeda siang tadi rupiah sempat menyentuh level terendahnya di level Rp13.582 per USD.
Adapun sepanjang hari ini, Bloomberg melaporkan rupiah menetap ke rentang Rp13.541-13.580 per USD.
Sementara itu, data Yahoo Finance menunjukkan hal serupa, di mana rupiah menguat menghadapi dolar AS, dengan terkerek ke Rp13.560 per USD menguat 20 poin atau 0,15%.
Untuk sesi pembukaan pagi tadi, Yahoo Finance mencatat, pergerakan rupiah ke Rp13.578 per USD dan di jeda siang Rp13.580 per USD. Sepanjang hari tadi, rupiah bergerak ke rentang Rp13.548-13580 per USD.
Kurs dolar Amerika Serikat (AS) turun terhadap mata uang utama lainnya karena investor bergerak untuk mendapatkan keuntungan. Mengutip Xinhua, analis menuturkan, dolar memiliki posisi terbaiknya di pekan lalu yang mendorong pedagang untuk menjual greenback dan mengambil keuntungan tersebut.
Sementara itu, investor terus mencermati optimisme data ekonomi negara tersebut. Produk domestik bruto (PDB) AS meningkat pada tingkat tahunan 3% pada kuartal ketiga tahun 2017, mengalahkan konsensus pasar sebesar 2,5%, menurut perkiraan sebelumnya yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan pada hari Jumat pekan lalu.
Pada kuartal kedua, PDB riil meningkat 3,1%. Kenaikan PDB riil pada kuartal ketiga mencerminkan kontribusi positif dari pengeluaran konsumsi pribadi, investasi persediaan swasta, investasi tetap nonresidensial, ekspor, dan pengeluaran pemerintah federal, kata departemen tersebut.
Editor: Ranto Rajagukguk