The Fed Tahan Suku Bunga, Harga Emas Berjangka Naik
CHICAGO, iNews.id - Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik karena dolar Amerika Serikat (AS) bertahan pada kenaikan moderat setelah pembaruan kebijakan moneter terbaru dari Federal Reserve.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik US6,80, atau 0,54%, ditutup pada USD1.277,30 dolar per ons.
Seperti mengutip Xinhua, Kamis (2/11/2017) dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah perdagangan berjangka emas berakhir, Bank Sentral mengatakan bahwa suku bunga tetap tidak berubah dalam kisaran 1% hingga 1,25%, seperti yang diharapkan.
Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya penyimpanan komoditas dan kurang menarik bagi investor yang mencari keuntungan lebih baik dari aset. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi juga dapat meningkatkan nilai dolar AS, yang biasanya bergerak berlawanan arah dengan harga emas.
Emas membukukan kenaikan untuk sesi ini meskipun dolar AS menguat. Selain itu sebagian pasar ekuitas global diperdagangkan lebih tinggi. Indeks dolar AS naik 0,23% menjadi 94,77 pada 18.30 GMT.
Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember bertambah USD48,3 sen atau 2,89%, ditutup pada USD17,176 per ons. Platinum untuk Januari naik USD17,1 atau 1,86% menetap di USD936,70 per ons.
Editor: Ranto Rajagukguk