The Fed Putuskan Tahan Suku Bunga, Wall Street Ditutup Menguat
NEW YORK, iNews.id - Wall Street mencatatkan hasil positif pada penutupan perdagangan usai Federal Reserve mempertahankan suku bunga.
Mengutip CNBC, Kamis (2/11/2017), indeks S & P 500 ditutup naik 0,16% di 2.579,36, dengan sektor penopangnya perusahaan energi terkemuka.
Estee Lauder adalah saham berkinerja terbaik dalam indeks, naik 9,2%. Perusahaan membukukan hasil kuartalan lebih baik dari perkiraan. Sementara itu, Envision Healthcare adalah yang paling lambat, turun 34,2% dengan membukukan pendapatan lebih lambat dari perkiraan.
Indeks Dow Jones ditutup menguat 57 poin pada 23.435,01 setelah naik 140 poin pada level tertingginya. Komposit Nasdaq berkinerja buruk, melemah 0,2 persen menjadi 6.716,53 dengan Apple menurun 1,3%.
Indeks utama mencapai rekor tertinggi di awal sesi didorong oleh kenaikan kuat di pasar luar negeri dan mengerek harga komoditas.
The Fed mempertahankan suku bunga seperti yang diperkirakan banyak pihak. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga adalah 1,5% menjelang pengumuman tersebut, menurut alat FedWatch CME Group.
Bursa berjangka AS bergerak cepat sebelum bel tanda perdagangan berakhir, karena investor mengambil isyarat mereka dari kenaikan ekuitas dan harga komoditas di luar negeri. Investor juga mengabaikan pemerintah menunda pembebasan RUU reformasi pajak hingga Kamis.
Dalam berita ekonomi, sektor swasta AS menambahkan 235.000 pekerjaan di bulan Oktober, menurut sebuah laporan dari ADP dan Moody's. "Sebuah snapback dalam penciptaan lapangan kerja mengoreksi penyimpangan bulan sebelumnya," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar First Standard Financial.
Laporan ADP biasanya berfungsi sebagai pratinjau terhadap laporan pekerjaan bulanan pemerintah, yang dijadwalkan rilis pada hari Jumat pukul 8.30 pagi EDT.
Data lain yang dirilis pada hari Rabu termasuk indeks manufaktur ISM, yang mencapai 58,7 pada bulan Oktober, dan pengeluaran konstruksi, yang naik 0,3% pada bulan September.
Editor: Ranto Rajagukguk