Pedagang Pasar Babelan Serbu BRILink: dari Setor Uang hingga Bayar Angsuran KUR
Setelah mempertimbangkan masukan dan kebutuhan warga kampung sekitar pasar, Muamar menerima tawaran tersebut. Keputusan itu langsung memberi dampak bagi pedagang yang membutuhkan layanan keuangan terpercaya.
“Akhirnya saya tertarik. Karena di sini kebanyakan orang kampung dan tertarik agen resmi,” ucapnya.
Keberadaan agen resmi membuat pedagang merasa lebih aman menyimpan dan memutar uang hasil dagangan. Transaksi berlangsung tanpa rasa khawatir, bahkan sebagian pedagang berani meninggalkan kios agen tanpa menunggu bukti transfer.
Program BRILink dari Bank Rakyat Indonesia membuka akses perbankan langsung ke lingkungan pasar dan kampung. Skema ini mempermudah pedagang kecil mengelola keuangan usaha secara rutin.
Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya menilai BRILink berperan penting mendorong ekonomi lokal melalui kedekatan layanan dengan masyarakat.
“BRILink Agen menjadi salah satu strategi BRI dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendekatkan layanan transaksi kepada masyarakat. Melalui jaringan ini, masyarakat dapat memenuhi berbagai kebutuhan transaksi dengan lebih cepat, mudah, dan dekat dari tempat tinggal. Di sisi lain, BRILink Agen juga membuka peluang usaha tambahan bagi UMKM, termasuk pemilik pangkalan gas, serta menjadi katalis bagi perputaran ekonomi di lingkungan sekitar,” ungkap Akhmad.
Hingga akhir Maret 2026, BRILink mencatat lebih dari 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa atau lebih dari 80 persen desa di Indonesia. Pada periode sama, jaringan ini melayani lebih dari 252 juta transaksi dengan total sales volume Rp420 triliun, memperlihatkan peran vital agen bagi aktivitas ekonomi masyarakat bawah.
Editor: Reynaldi Hermawan