Kaleidoskop IHSG 2021: Cetak Rekor Tertinggi ke 6.754 hingga Pertumbuhan Investor Pasar Modal
JAKARTA, iNews.id - 2021 menjadi tahun kebangkitan pasar modal Indonesia setelah terdampak cukup signifikan akibat pandemi Covid-19 pada 2020 lalu. Hal ini ditandai dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencetak rekor tertinggi atau all time high (ATH) ke level 6.754.
Sepanjang 2021, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan cukup signifikan. Menurut data yang dihimpun iNews.id, per Jumat (24/12/2021), IHSG telah mengalami kenaikan lebih dari 9 persen sejak mengawali perdagangan pada awal tahun, Senin 4 Januari 2021 di 5.997,83.
Selama tahun berjalan, IHSG mampu mempertahankan level psikologisnya di area 6.000-an, bahkan melesat hingga masuk di level 6.700-an. Meskipun sempat merosot, koreksi yang dialami IHSG tidak sampai jatuh terlalu dalam dan bertahan di kisaran 5.700-an.
Berikut rangkuman kaleidoskop IHSG 2021:
Kaleidoskop 2021, Dua Kali Lonjakan Covid-19 Landa Indonesia
1. Cetak Rekor Tertinggi
Selama 2021, IHSG berhasil mencetak rekor tertinggi atau ATH pada 22 November 2021 di 6.754,46. Adapun rekor tertinggi Indeks terjadi pada 20 Februari 2018 lalu, di mana IHSG menyentuh level 6.693,46.
Kaleidoskop 2021 Sektor Ritel: Ada yang Tutup Gerai, Ada yang Hilang Selamanya
Pada momen mencapai rekor tertinggi terebut, IHSG dibuka di titik 6.731,52 dan ditutup naik 0,05 persen di 6.723,39 dengan range pergerakan di area 6.690,82 - 6.754,46. Adapun volume perdagangan sebesar 21,81 miliar lembar saham.
2. Level Terendah IHSG
Tidak selalu mulus, pergerakan IHSG di 2021 juga diwarnai pergerakan naik dan turun, di mana Indeks menyentuh level terendah yang pernah dicapai pada 1 Februari 2021 di level 5.735,47.
Saat itu IHSG dibuka di 5.856,78 dan ditutup menguat 3,50 persen di 6.067,54. Adapun IHSG bergerak cukup fluktuatif di area 5.735,47-6.070,73. Volume perdagangan mencapai 20,89 miliar lembar saham.
3. Total Kenaikan
Pada perdagangan di periode 4 Januari-24 Desember 2021, IHSG mencatat telah mengalami peningkatan 9,64 persen.
Selama periode tersebut, IHSG bergerak di kisaran 5.735,47-6.754,46.
4. Kenaikan/Penurunan Tertinggi Harian
Kenaikan tertinggi harian IHSG terjadi pada 1 Februari 2021 sebesar 3,50 persen yang berakhir di level 6.067,54. Saat itu IHSG dibuka di 5.856,78 dan bergerak fluktuatif di area 5.735,47-6.070,73 dengan volume perdagangan mencapai 20,89 miliar lembar saham.
Sementara penurunan terbesar IHSG dicapai pada 28 Januari 2021 sejumlah -2,12 persen di level 5.979,39. Saat itu IHSG dibuka di 6.065,79, lalu bergerak di range 5.957,55-6.123,46 dengan volume perdagangan mencapai 15,73 miliar lembar saham.
5. Pertumbuhan Investor Pasar Modal
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor pasar modal mencapai 7,47 juta Single Investor Indentification (SID) hingga 29 Desember 2021. Jumlah ini meningkat sebesar 92,7 persen dibanding akhir 2020.
Secara rinci, jumlah investor reksa dana mencatat jumlah tertinggi, sebanyak 6,82 juta SID atau tumbuh 115 persen dari akhir 2020. Jumlah investor Surat Berharga Negara (SBN) juga meningkat 32,68 persen menjadi 610.820 SID.
Pertumbuhan juga terjadi pada jumlah investor saham yang naik 103 persen menjadi 3,4 juta SID.
Editor: Aditya Pratama