JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini ditutup di zona merah pada akhir sesi perdagangan, Selasa (26/5/2025). IHSG anjlok 1,23 persen ke level 6.130.
Tercatat ada 22,7 miliar lembar saham ditransaksikan senilai Rp17,8 triliun, yang dilakukan 1,9 juta kali transaksi.
Buruh PT Xacti Indonesia Kena PHK Imbas Tekanan Ekonomi Global dan Pelemahan Nilai Tukar
Terdapat 258 emiten saham menghijau, 461 emiten tertekan, dan 240 emiten yang stagnan. Market cap hingga penutupan hari ini tercatat Rp10.616 triliun.
Tekanan indeks pada sore hari ini juga tercermin dari mayoritas sektor yang melemah. Pelemahan paling tajam terjadi di sektor perindustrian yang melemah 3,38 persen, diikuti sektor non-primer tertekan 2,2 persen, dan sektor properti tertekan 2,14 persen.
326 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau
Lalu, sektor primer tertekan 1,69 persen, sektor keuangan tertekan 1,52 persen, dan sektor energi tertekan 1,04 persen. Adapun sektor barang baku, dan kesehatan kompak melemah dibawah 1 persen.
Sementara hanya ada tiga sektor yang hijau, yakni sektor infrastruktur menguat 0,18 persen, sektor teknologi menguat 0,08 persen, dan sektor transportasi menguat 0,06 persen.
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.206, Nilai Transaksi Tembus Rp16,79 Triliun
Tiga saham di pucuk top gainers di antaranya PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) menguat 34,04 persen ke level 118, PT Arthavest Tbk (ARTA) naik 25 persen ke 2.500, dan PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) melesat 18,10 persen ke 137.
Sementara, tiga saham yang memimpin top losers dipimpin PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) tertekan 14,95 persen ke level 1.195, PT PT Tunas Alfin Tbk (TALF) turun 14,87 persen ke 830, PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT) anjlok 14,74 persen ke 810.
IHSG Sepekan Anjlok 8,35 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp10.635 Triliun
Editor: Aditya Pratama