IHSG Dibuka Menguat Tajam, Bursa Asia Bergerak Variatif
JAKARTA, iNews.id - Pada pembukaan perdagangan Kamis (2/11/2017) pagi ini, bursa saham Indonesia atau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tajam 13,88 poin atau 0,23% ke 6.052.
Di awal perdagangan ini, 354 saham diperjualbelikan dengan 152 menguat, 85 melemah, dan 117 stagnan. Perputaran transaksi mencapai Rp833 miliar dengan 1,7 miliar saham diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 9,3 poin atau 0,940% ke 1009,65, Jakarta Islamic Index (JII) naik 5,970 poin atau 0,82% ke 735,92, indeks IDX30 naik 5,2 poin atau 0,970% ke 551,11 dan indeks MNC36 naik 4,46 poin atau 1,31% ke 345,15.
Dari 10 sektor penopang IHSG, tujuh di antaranya menguat, dan sisanya melemah. Kontributor utama dalam penguatan IHSG pagi ini adalah sektor infrastruktur yang naik 13 poin atau 18,4% ke 1.148,2, dan keuangan menguat 13 poin atau 1,27% ke 1.060,62.
Adapun saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers, yakni PT Elnusa Tbk (ELSA) naik Rp4 atau 1,30% ke Rp312, PT United Tractors (UNTR) naik Rp600 ke Rp36.850, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik Rp50 atau 1,77% ke Rp2.870, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik Rp60 atau 1,99% ke Rp3.080.
Sementara saham yang masuk daftar top losers yaitu PT Timah Tbk (TINS) turun Rp5 atau 0,56% ke Rp890, PT Trada Alam Minera Tbk(TRAM) turun Rp1 atau 0,61% ke Rp168, PT First Indo American Leasing Tbk (FINN) turun Rp1 atau 0,68% ke Rp145, dan PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) turun Rp10 atau 0,83% ke Rp1.190.
Adapun Bursa Asia bergerak sedikit bervariatif setelah Wall Street menguat pada penutupan perdagangan. Investor juga mencermati keputusan Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga.
Indeks Nikkei 225 naik tipis 0,08% pada awal perdagangan setelah mencapai level tertinggi sejak 1996 di sesi sebelumnya.
Down Under, S & P / ASX 200 turun 0,04% karena kenaikan saham pertambangan diimbangi oleh kerugian di sektor keuangan.
Editor: Ranto Rajagukguk