IHSG Berpeluang Uji Level di 8.400 Awal Pekan Ini, Didorong Update Finalisasi MSCI
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak fluktuatif pada rentang support 8.200 dan resistance 8.400 selama periode 23–27 Februari 2026. Fokus pelaku pasar pekan ini tertuju pada hasil finalisasi koordinasi antara Bursa Efek Indonesia (BEI), OJK, dan lembaga indeks global MSCI terkait reformasi integritas pasar modal.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan menilai langkah BEI dan OJK yang tengah melakukan penyesuaian data investor hingga rencana kenaikan free float minimum 15 persen pada Maret 2026 merupakan sentimen kunci bagi kredibilitas bursa di mata dunia.
"Jika transparansi kepemilikan saham di atas 1 persen berhasil diimplementasikan dengan tegas, kepercayaan investor asing diprediksi akan kembali pulih," kata David dalam riset mingguannya, Senin (23/2/2026).
Meski IHSG ditutup positif di level 8.271 pada pekan lalu (naik 0,71 persen), pasar masih dibayangi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi di Selat Hormuz, yang merupakan jalur bagi 20 persen pasokan minyak dunia, menjadi faktor risiko yang dapat memicu rotasi sektor ke saham-saham energi.
IHSG Dibuka Naik ke Level 8.357, RMKO-INDS Pimpin Top Gainers
Di sisi domestik, keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga di level 4,75 persen dipandang sebagai langkah tepat untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan mencapai target inflasi 2026.