Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Maknai Hari Kebangkitan Nasional, Bank Mandiri Salurkan 28.000 Paket Sembako
Advertisement . Scroll to see content

Gen Z Lebih Suka Transaksi di Bank Digital? Survei Terbaru Ungkap Faktanya!

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:49:00 WIB
Gen Z Lebih Suka Transaksi di Bank Digital? Survei Terbaru Ungkap Faktanya!
Ilustrasi belanja online dengan pembayaran bank digital. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Generasi muda, khususnya Gen Z, semakin akrab dengan penggunaan bank digital dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari isi saldo e-wallet, bayar QRIS, hingga belanja online kini menjadi aktivitas yang rutin dilakukan melalui aplikasi perbankan digital.

Tren tersebut tercermin dalam survei terbaru Ipsos Indonesia yang menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengutamakan layanan keuangan digital yang praktis, cepat, dan terhubung dengan berbagai kebutuhan transaksi harian.

Sebanyak 71 persen responden mengaku memilih bank digital karena kemudahan dan kecepatan transaksi. Sementara 66 persen lainnya mempertimbangkan kelengkapan fitur seperti pembayaran QRIS, pembayaran tagihan, hingga dukungan untuk belanja online.

Kebiasaan transaksi digital ini identik dengan gaya hidup generasi muda yang mengandalkan layanan serba cepat melalui ponsel. Penggunaan bank digital pun kini tidak lagi sekadar untuk menabung, tetapi menjadi bagian dari aktivitas harian yang terhubung dengan ekosistem digital.

Data Bank Indonesia juga menunjukkan tren transaksi digital yang terus melonjak. Pada triwulan I 2026, volume transaksi pembayaran digital mencapai 14,28 miliar transaksi. QRIS menjadi salah satu kanal dengan pertumbuhan tertinggi, naik 116,45 persen secara tahunan.

Managing Director Ipsos Indonesia, Hansal Savla, mengatakan pengguna kini semakin selektif memilih layanan keuangan digital yang mampu mendukung kebutuhan sehari-hari.

"Pengguna kini tidak hanya melihat layanan keuangan semata, tetapi juga bagaimana aplikasi tersebut bisa mendukung berbagai aktivitas transaksi secara praktis," ujar Hansal dalam keterangan resminya, Jumat (15/5/2026).

Survei itu juga menemukan bahwa aktivitas paling dominan di bank digital adalah pengisian saldo dompet digital dan belanja online. Hal ini memperlihatkan bahwa integrasi dengan e-commerce dan layanan pembayaran digital menjadi faktor penting dalam menarik pengguna.

Dalam kategori layanan transfer, pembayaran, dan transaksi online, SeaBank menjadi aplikasi yang paling banyak dipilih responden dengan angka 52 persen. Di belakangnya ada Bank Jago sebesar 50 persen dan Neobank sebesar 49 persen.

Untuk kebutuhan isi saldo e-wallet, SeaBank juga mencatat angka tertinggi dengan 77 persen, diikuti Bank Jago sebesar 70 persen dan Superbank sebesar 66 persen.

Sementara dalam aktivitas belanja online, SeaBank dipilih oleh 69 persen responden, disusul Bank Jago 58 persen dan Allo Bank 50 persen.

Hansal menilai ke depan persaingan bank digital akan semakin ditentukan oleh kemampuan menghadirkan pengalaman transaksi yang seamless.

"Pengguna cenderung memilih layanan yang dapat terhubung mulus dengan berbagai aktivitas digital mereka dalam satu platform," katanya.

Survei Ipsos Indonesia dilakukan secara online pada April 2026 terhadap 300 responden pengguna aktif bank digital berusia 18 hingga 55 tahun di berbagai wilayah Indonesia.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut