Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Kolombia Petro Tolak Mentah-Mentah Rencana AS Caplok Venezuela
Advertisement . Scroll to see content

Dijamin Minyak, Venezuela Siap Rilis 100 Juta Unit 'Bitcoin'

Sabtu, 06 Januari 2018 - 14:28:00 WIB
Dijamin Minyak, Venezuela Siap Rilis 100 Juta Unit 'Bitcoin'
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro (Foto: CCN TV6)
Advertisement . Scroll to see content

KARAKAS, iNews.id – Venezuela berencana meluncurkan mata uang digital atau cryptocurrency ‘petro’ sebanyak 100 juta unit dalam beberapa hari ke depan. Mata uang digital baru tersebut akan menggunakan minyak sebagai jaminan.

Seperti dikutip dari Reuters, rencana mengejutkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro ini diumumkan sejak bulan lalu. Maduro mengatakan, mata uang digital ‘petro’ ini akan dijamin oleh sumber daya alam milik negara berupa minyak, gas, emas, dan berlian. Hal ini sebagai langkah alternatif akibat blokade Amerika Serikat (AS) yang membuat negara Amerika Latin tersebut kehilangan akses terhadap institusi keuangan internasional.

Maduro menjelaskan rencana tersebut bahwa setiap unit ‘petro’ nanti akan dinilai berdasarkan harga minyak yang saat ini sudah menembus 60 dolar As per barel. Dengan demikian, total mata uang digital yang akan dirilis bernilai sekitar 60 miliar dolar AS.

Kendati demikian, rencana Maduro tersebut masih menyisakan keraguan. Selain harga minyak yang fluktuatif dan kredibilitas pemerintah Venezuela yang tengah merosot, mekanisme uang digital tersebut masih belum jelas.

Kelompok oposisi menilai proyek Maduro tersebut sebagai ide aneh yang akan gagal dan tak berguna. Mereka pesimis rencana tersebut bisa menjadi jalan keluar terhadap kondisi negara kaya minyak tersebut yang tengah menghadapi krisis pangan dan kenaikan inflasi luar biasa.

Namun, Maduro percaya bahwa mata uang digital merupakan keniscayaan di abad 21 sekaligus akan membuka akses Venezuela terhadap mata uang.

“Saya telah memerintahkan penerbitan 100 juta petro dengan legalitas berupa minyak. Setiap petro akan berharga setara minyak Venezuela,” kata Madura dalam pidatonya di televisi pemerintah.

Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, menurut OPEC, dan sekitar 95 persen penerimaan ekspornya beraal dari minyak. Para ahli mengkritik pemerintah yang menyia-nyiakan kekayaan alam Venezuela selama bertahun-tahun. Tanpa reformasi, keberlanjutan ekonomi terancam karena sumber daya alam suatu saat akan habis.

Venezuela menerapkan kurs tetap yang mana saat ini berdasarkan versi pemerintah, nilai 1 dolar AS setara 10 bolivar, padahal nilai 1 dolar AS yang sebenarnya mencapai 137.000 bolivar. Hal ini membuat banyak warga Venezuela memanfaatkannya di pasar gelar. Kondisi tersebut juga semakin diperparah dengan langkah bank sentral yang mencetak uang terus menerus, sehingga membuat Venezuela terjebak pada kondisi ‘hyper inflation’.

Lembaga riset lokal Ecoanalitica menyatakan, harga-harga di Venezuela melonjak hingga 80 persen hanya dalam kurun waktu bulan Desember. Sepanjang tahun lalu, peredaran uang tumbuh lebih dari 1.000 persen.

Maduro mengatakan, mata uang digital ini akan diperdagangkan dalam bursa virtual meski dia tidak menjelaskannya lebih lanjut. Idealnya, mata uang digital bersifat desentralisasi dan kesuksesannya tergantung pada transparansi, aturan yang jelas, dan perlakuan yang sama bagi semua pihak.

Editor: Haryo Jati Waseso

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut