Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bos Danantara Ungkap Raksasa Teknologi Dunia Lirik Energi RI untuk Kembangkan AI
Advertisement . Scroll to see content

Danantara Sebut Fundamental Saham BUMN Menjanjikan, Fokus Investasi Jangka Panjang

Rabu, 20 Mei 2026 - 04:30:00 WIB
Danantara Sebut Fundamental Saham BUMN Menjanjikan, Fokus Investasi Jangka Panjang
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama CEO Danantara Rosan Roeslani, COO Danantara Dony Oskaria, serta Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi saat sidak ke Gedung BEI, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2025). (Foto: Yuwantoro Winduajie)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara menekankan langkahnya untuk menjadikan pasar modal sebagai arena penempatan dana yang strategis. Instrumen saham, khususnya dari deretan perusahaan pelat merah alias BUMN, dinilai memiliki daya tarik tinggi berkat fundamental yang kokoh dan valuasi harga yang menggiurkan bagi para pemodal.

CEO Danantara, Rosan Roeslani mengatakan, bahwa pihaknya selalu memposisikan penempatan dana di bursa saham sebagai langkah investasi berjangka menengah hingga panjang. 

Jika dibedah secara spesifik, sektor-sektor strategis BUMN seperti perbankan milik negara (himbara) hingga industri mineral terbukti mampu memberikan imbal hasil (yield) yang sangat memuaskan, yakni kokoh bertahan di atas level 10 hingga 11 persen.

"Saya mesti kasih apresiasi ke OJK dan juga ke bursa dengan beberapa alternative action-nya. Dalam rangka terus menggunakan bursa kita menjadi lebih baik, lebih transparan, dan tentunya ini adalah suatu proses yang kami meyakini ini akan menimbulkan kepercayaan kepada bursa ini menjadi jauh lebih baik di depannya," ujar Rosan dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Pencapaian dari deretan emiten BUMN tersebut sejatinya tidak lepas dari iklim investasi yang semakin sehat. Kondisi ini turut didorong oleh langkah perbaikan berkelanjutan yang diinisiasi oleh otoritas terkait demi menciptakan ekosistem pasar yang lebih transparan.

Rosan menekankan terkait bursa saham domestik saat ini sudah melangkah di jalur yang tepat. Sehingga lembaga pengelola investasi ini berkomitmen penuh untuk ikut serta mengakselerasi berbagai perbaikan tata kelola yang selama ini telah dibangun oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun BEI.

Menurutnya, keyakinan terhadap proses perbaikan pasar ini akan berkorelasi langsung dengan laju pertumbuhan bursa ke depan, baik dari sisi lonjakan kapitalisasi pasar, penambahan jumlah emiten, maupun perluasan basis investor.

Buktinya, sudah terlihat dari total jumlah investor di pasar modal Indonesia yang saat ini sukses menembus 27 juta pihak, naik tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang baru menyentuh angka 20 juta.

Masuknya arus dana pemodal baru ini menjadi indikator nyata bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap ekosistem bursa sedang berada di level yang solid. Secara rasional, masyarakat menaruh ekspektasi tinggi bahwa instrumen keuangan domestik mampu menjanjikan prospek pertumbuhan kekayaan yang cerah.

"Logikanya bahwa peningkatan ini terjadi kenapa? Karena investor kita yakin bahwa bursa kita ini makin baik ke depannya, dan promising, kalau enggak mustinya number of investor akan menurun kalau melihat oh bursanya ini ke depannya enggak ada prospek," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut