BSI Raup Laba Rp2,8 Triliun, Tumbuh 17,79% di April 2026
Meskipun ekspansi berjalan agresif, tingkat kesehatan pembiayaan BSI justru terpantau semakin prima. Indikator Non-Performing Financing (NPF) Gross perseroan berhasil ditekan ke posisi 1,80 persen, membaik dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar 1,88 persen.
Sebagai bank milik negara, BSI turut andil dalam menyukseskan berbagai program prioritas perekonomian nasional pemerintah, termasuk pemberdayaan lebih dari 80 ribu koperasi.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengucurkan dana Rp198 miliar per Maret 2026 untuk menyokong operasional 211 dapur MBG.
Kemitraan UMKM & Koperasi dengan mengakselerasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang berhasil menjangkau 17.732 nasabah penerima manfaat.
Perumahan Bersubsidi dengan menyalurkan fasilitas Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada 894 nasabah baru di kuartal I. Secara akumulatif, total pembiayaan rumah subsidi BSI kini menembus Rp5,7 triliun, termasuk partisipasi aktif dalam Pembiayaan Program Perumahan (KPP) bagi pelaku UMKM.
Editor: Puti Aini Yasmin