Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KRL Karet-Tanah Abang Sempat Terganggu, KAI: Imbas Kereta Bandara Tertabrak
Advertisement . Scroll to see content

Usai Longsor, Kereta Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi

Jumat, 09 Februari 2018 - 10:42:00 WIB
Usai Longsor, Kereta Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi
Ilustrasi (Foto: Okezone.com)
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.id –Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten akhirnya kembali melayani penumpang, setelah tiga hari berhenti beroperasi menyusul longsornya underpass di Jalan Parimeter pada Senin (5/2/2018) lalu.

Transportasi massal tersebut akan melayani perjalanan secara penuh dari Stasiun Sudirman Baru atau BNI City, Jakarta Pusat hingga Stasiun Bandara Soetta.

Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto mengatakan, meski telah dinyatakan siap beroperasi, kecepatan perjalanan KA Bandara Soetta diperlambat, terutama saat melewati underpass yang longsor di Jalan Perimeter Selatan arah Bandara Soetta.

”Hasil dari uji coba menyatakan jalur bisa dilalui sesuai perjalanan KA dengan pembatasan kecepatan, hanya sekitar 100 meter pada jalur yang berdekatan dengan titik longsor,” kata Heru, Kamis (8/2/2018).

Menurut dia, perjalanan perdana KA Bandara dengan mengangkut penumpang dilakukan mulai tadi malam, pukul 19.51 WIB untuk Stasiun Sudirman Baru-Batu Ceper, dan Bandara Soetta.

”Sedang kan untuk relasi dari Stasiun Bandara Soekarno- Hatta-Batu Ceper-Sudirman Baru, keberangkatan dimulai pukul 21.40 WIB,” sambung Heru.

Sementara itu, akibat tidak beroperasi selama tiga hari, KA Bandara Soetta mengalami kerugian sebesar Rp400 juta. Humas PT Railink selaku Operator KA Bandara Soetta Diah Suryandari mengatakan, tiga hari KA Bandara Soetta berhenti beroperasi sejak terjadinya peristiwa longsor kerugian yang ditanggung kereta Bandara Soetta sangat besar.

Dia menyebutkan, dalam sehari penumpang KA Bandara Soetta bisa mencapai 16.000-17.000 orang. Dengan tiket seharga Rp70.000 untuk sekali jalan, maka kerugian ditaksir lebih dari Rp400 juta.

”Kurang lebih perkiraannya seperti itu. Sebenarnya kami belum berhitung, karena kan bergerak terus. Hanya saja dengan jumlah penumpang dan harga tiket, pasti lebih (kerugiannya),” ujarnya.

Senior Manajer HumasP TKAI Daop I Jakarta Edi Kus woyo membenarkan uji coba Kereta Bandara Soetta dari Stasiun Bandara Soetta ke Stasiun Batu Ceper dan sebaliknya.

”Benar tadi kita telah uji coba. Tidak ada penumpang. Hanya bawa beberapa petugas saja yang ada di atas kereta,” katanya. (Hasan Kurniawan/Haryudi)

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut