Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BCA Bukukan Laba Bersih Rp57,5 Triliun di 2025
Advertisement . Scroll to see content

Transaksi Nontunai di Tol, Presdir BCA: Ada Puluhan Ribu Pengguna

Senin, 20 November 2017 - 18:48:00 WIB
Transaksi Nontunai di Tol, Presdir BCA: Ada Puluhan Ribu Pengguna
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (Foto: iNews.id/Isna)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja, mengatakan pengguna aktif uang elektronik perseroan sekarang mencapai 1 juta lebih, dengan transaksi nontunai di tol yang sudah puluhan ribu pengguna. Selain untuk tol, produk uang elektronik BCA bisa digunakan untuk parkir, commuterline (krl), kereta api, dan Transjakarta.

"Tambahan-tambahan kartu terakhir saya juga belum lihat angkanya tapi waktu itu sih sudah puluhan ribu khusus untuk jalan tol," katanya setelah acara penyerahan donasi untuk UNICEF di Menara BCA, Jakarta, Senin (20/11/2017).

Ia mengatakan, total saldo pengguna uang elektronik perseroan saat ini belum terlalu banyak yaitu sekitar Rp240 miliar, dengan rata-rata per kartu hanya Rp50.000. Ia berharap  pengguna akan mengisi saldo yang lebih banyak lagi ketika produk uang elektronik yang bernama Flazz itu mulai digunakan untuk jalan tol.

"Nah saya tidak tahu nanti pada saat digunakan jalan tol ini, kan jalan tol ada yang cukup tinggi biayanya jadi orang mau tidak mau harus menaruh saldo lebih banyak," ujarnya.

Sejak 31 Oktober kemarin, transaksi di sejumlah sektor industri nasional seperti jalan tol sudah menggunakan uang elektronik sebagai pengganti uang tunai untuk alat pembayaran. Pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) mulai menerapkan kebijakan wajib transaksi non-tunai untuk pembayaran tarif tol.

Namun pembayaran jalan tol dengan uang elektronik ini masih menimbulkan pro dan kontra karena masih belum bisa diterima di semua lini masyarakat.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut