Transaksi Nontunai di Tol, Presdir BCA: Ada Puluhan Ribu Pengguna
JAKARTA, iNews.id - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja, mengatakan pengguna aktif uang elektronik perseroan sekarang mencapai 1 juta lebih, dengan transaksi nontunai di tol yang sudah puluhan ribu pengguna. Selain untuk tol, produk uang elektronik BCA bisa digunakan untuk parkir, commuterline (krl), kereta api, dan Transjakarta.
"Tambahan-tambahan kartu terakhir saya juga belum lihat angkanya tapi waktu itu sih sudah puluhan ribu khusus untuk jalan tol," katanya setelah acara penyerahan donasi untuk UNICEF di Menara BCA, Jakarta, Senin (20/11/2017).
Ia mengatakan, total saldo pengguna uang elektronik perseroan saat ini belum terlalu banyak yaitu sekitar Rp240 miliar, dengan rata-rata per kartu hanya Rp50.000. Ia berharap pengguna akan mengisi saldo yang lebih banyak lagi ketika produk uang elektronik yang bernama Flazz itu mulai digunakan untuk jalan tol.
"Nah saya tidak tahu nanti pada saat digunakan jalan tol ini, kan jalan tol ada yang cukup tinggi biayanya jadi orang mau tidak mau harus menaruh saldo lebih banyak," ujarnya.
Sejak 31 Oktober kemarin, transaksi di sejumlah sektor industri nasional seperti jalan tol sudah menggunakan uang elektronik sebagai pengganti uang tunai untuk alat pembayaran. Pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) mulai menerapkan kebijakan wajib transaksi non-tunai untuk pembayaran tarif tol.
Namun pembayaran jalan tol dengan uang elektronik ini masih menimbulkan pro dan kontra karena masih belum bisa diterima di semua lini masyarakat.
Editor: Ranto Rajagukguk