Tragedi Kanjuruhan, Sri Mulyani: Tak Boleh Ada Kerusuhan di Olah Raga
JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan rasa prihatin dan duka cita atas tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang yang telah menewaskan 174 orang.
Rasa prihatin dan duka cita itu, disampaikan Sri Mulyani dalam unggahan di akun Instagram pribadinua, @smindrawati, pada Minggu (2/10/2022).
"Turut berduka cita untuk seluruh korban dan kelurga yang ditinggalkan dan rasa prihatin yang mendalam atas tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang," tulis Sri Mulyani dalam unggahan di Instragram pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, Sri Mulyani melampirkan potongan berita dari sejumlah media online terkait tragedi kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, saat pertandingan bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022).
Profil Aremania, Suporter Arema FC yang Turun ke Lapangan Picu Tragedi Kanjuruhan
Dia mengecam tindakan kekerasan yang tak hanya merusak fasilitas publik tetapi juga telah menghilangkan ratusan nyawa bahkan merusak nilai-nilai sportivitas dalam olah raga.
"Kekerasan, kerusuhan dan perusakan berbagai obyek dan fasilitas sangat bertentangan dengan semangat dan nilai sportivitas olah raga Sepakbola. Tidak boleh ada kekerasan di olah raga manapun," kata Sri Mulyani.
Update Tragedi Kanjuruhan, Korban Tewas Bertambah Jadi 174 Jiwa
Menutup unggahannya, Sri Mulyani mengajak semua pihak untuk menlakukan koreksi dan memperbaiki persoalan yang ada demi terciptanya suasana kondusif untuk Indonesia yang lebih baik.
"Mari perbaiki dan koreksi bersama untuk Indonesia yang lebih baik," ujar Sri Mulyani.
Editor: Jeanny Aipassa