Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia
Advertisement . Scroll to see content

Total Kekayaan Djoko Susanto, Pendiri Alfamart yang Masuk Daftar Orang Terkaya RI

Senin, 27 Desember 2021 - 17:03:00 WIB
Total Kekayaan Djoko Susanto, Pendiri Alfamart yang Masuk Daftar Orang Terkaya RI
Total kekayaan Djoko Susanto, pendiri Alfamart yang masuk daftar orang terkaya RI. Foto: MNC Media
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Total kekayaan Djoko Susanto sebagai salah satu orang Indonesia yang masuk dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes mencapai triliunan rupiah. 

Mengutip Forbes, Djoko Susanto yang merupakan pendiri grup Alfamart berada di peringkat 22 daftar orang terkaya Indonesia yang dirilis pertengahan bulan ini. Total kekayaan Djoko Susanto mencapai 1,9 miliar dolar AS atau setara Rp27,1 triliun.  

Djoko sudah beberapa kali masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes. Pada April lalu, dia berada di peringkat 10 orang terkaya Indonesia, dengan total kekayaan sebesar 1,8 miliar dolar AS. 

Pada Desember, Forbes kembali memperbarui daftar orang terkaya di Indonesia. Meski peringkatnya menurun, namun jumlah kekayaannya meningkat. Bahkan, data real time Forbes menunjukkan, kekayaan bersihnya kembali naik menjadi 2 miliar dolar AS atau setara Rp28,53 triliun. 

Bisnis retail dengan konsep minimarket miliknya yang mengantarkan pengusaha kelahiran Jakarta, 9 Februari 1950 ini menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Saat ini, dia memiliki lebih dari 18.000 minimarket yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain di Indonesia, jaringan toko serba ada yang kini dijalankan oleh putrinya, Feny dan putranya Budiyanto Susanto itu juga telah berkembang di Filipina. Jumlah minimarket Alfamart di sana mencapai 1.500.

Perjalanan bisnis Djoko Susanto hingga menjadi triliuner di negeri ini cukup panjang. Dia telah memulai bisnis sejak remaja, saat usianya baru 17 tahun. Saat itu, anak keenam dari 10 bersaudara ini membantu orang tuanya mengelola kios bahan makanan di sebuah pasar tradisional di Jakarta. 

Seiring waktu, dia menjajal usaha berjualan rokok hingga akhirnya bermitra dengan taipan rokok kretek Putera Sampoerna untuk membuka kios serupa dan jaringan supermaket. Namun ketika Putera Sampoerna menjual bisnis rokoknya ke Philip Morris pada 2005, dia membeli bisnis retail tersebut dan mengembangkannya menjadi jaringan minimarket Alfamart. 

Pada 2009, mengutip laman, alfamart.co.id, perusahaan pengelolaan Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham AMRT. Kala itu, sebanyak 3.300 minimarket miliknya beroperasi.   

Kemudian pada 2012, didirikan anak perusahaan PT Sumber Indah Lestari yang bergerak di bidang usaha kesehatan dan kecantikan. Setahun kemudian, Djoko melakukan akuisisi tambahan saham di PT Midi Utama Indonesia Tbk dan mendirikan anak perusahaan Alfamart Retail Asia Pte. Ltd. dengan kepemilikan saham 100 persen. 

Selanjutnya pada 2014, melalui anak perusahaan Alfamart Retail Asia Pte Ltd, mendirikan Alfamart Trading Philippines Inc yang berkedudukan di Filipina. Alfamart pun mulai berekspansi ke negara tersebut. Masih d tahun yang sama, dia mengakusisi saham MIDI sehingga total kepemilikannya menjadi 86,72 persen. 

Di tahun berikutnya, dia mendirikan PT Sumber Trijaya Lestari (Alfacart) yang bergerak di bidang perdagangan eceran melalui internet. Pada 2017, dia mendirikan PT Sumber Wahana Sejahtera yang bergerak di bidang jasa titipan dan pengiriman paket dengan kepemilikan 99,96 persen dan meningkatkan setoran modal PT Sumber Trijaya Lestari sehingga kepemilikan menjadi 99,99 persen.

Kemudian pada 2019, dia melakukan akuisisi PT Global Loyalti Indonesia dengan kepemilikan sebesar 75 persen. Dan belum lama ini, AMRT menambah kepemilikan modal di anak usahanya, MIDI yang merupakan pengelola jaringan minimarket Alfamidi sebesar 77,99 juta saham, sehingga kepemilikan saham AMRT di MIDI menjadi 89,43 persen. 

Tak heran, bisnis retailnya yang berkembang pesat membuat total kekayaan Djoko Susanto mencapai puluhan triliun rupiah dan mengantarnya menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut