Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Ungkap Kebutuhan Anggaran Proyek Gentengisasi Tak Sampai Rp1 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Tol Trans Sumatera Tahap I Ditargetkan Rampung 2024, Hutama Karya Butuh Rp34,9 Triliun

Selasa, 19 September 2023 - 15:38:00 WIB
Tol Trans Sumatera Tahap I Ditargetkan Rampung 2024, Hutama Karya Butuh Rp34,9 Triliun
Hutama Karya menargetkan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera tahap satu dan sebagian tahap dua diproyeksikan rampung pada 2024. (Foto: Dok. Hutama Karya)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Hutama Karya (Persero) menargetkan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tahap satu dan sebagian tahap dua diproyeksikan rampung pada 2024. Untuk mengejar proyeksi tersebut, Perseroan membutuhkan suntikan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp34,9 triliun.

Kebutuhan pendanaan atas pembangunan proyek strategis nasional (PSN) di sektor jalan tol itu disampaikan Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR, Selasa (19/9/2023). Dia mencatat pendanaan jalan tol berasal dari PMN Tahun Anggaran 2023-2024.

“Pembangunan JTTS tahap satu dan sebagian tahap dua ditargetkan selesai 2024, namun masih terdapat pemenuhan kebutuhan pendanaan atas ekuitas sebesar Rp34,9 triliun yang diproyeksikan akan dipenuhi dari PMN 2023 dan PMN 2024,” ujar Budi, Selasa (19/9/2023).

Pada tahun ini, Hutama Karya mengajukan PMN tunai senilai Rp28,9 triliun. Dana segar itu akan dialokasikan untuk menyelesaikan sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera. 

Ruas JTTS yang dimaksud di antaranya Sigli-Banda Aceh dengan nilai investasi Rp1,98 triliun, Binjai-Langsa Rp1,09 triliun, Kisaran-Indrapura Rp1,17 triliun, Kuala Tanjung-Parapat Rp3,04 triliun, Sicincin-Padang Rp5,34 triliun, dan Lubuk Linggau-Bengkulu Rp266 miliar. 

Kemudian, JC Pekanbaru-Bypass Pekanbaru Rp7,91 triliun, Pekanbaru-Pangkalan Rp797 miliar, Betung-Tempino-Jambi Rp7,28 triliun.

Sementara itu, PMN 2024 yang diajukan perseroan mencapai Rp18,6 triliun. Dari jumlah itu, PMN yang dialokasikan untuk pembangunan sejumlah ruas Tol Trans Sumatera sebesar Rp6,1 triliun. 

Sementara, Rp12,5 triliun diantaranya digunakan untuk membangun dua ruas tol milik PT Waskita Karya Tbk, yakni Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), dan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung). 

"Ruas Kayu Agung-Palembang 112 km, dan Bogor-Ciawi seksi Cibadak-Sukabumi Barat 14 km, semuanya Rp12 triliun," tuturnya.

Adapun, rincian PMN Rp6,1 triliun untuk penyelesaian pembangunan Ruas Tol Trans Sumatera diantaranya, tol Binjai-Langsa dengan nilai investasi Rp1,29 triliun. Kemudian, ruas Kisaran-Indrapura senilai Rp638 miliar, Kuala Tanjung-Parapat senilai Rp194 miliar, Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu senilai Rp478 miliar.

"Dan Sigli -Banda Aceh Rp1,8 triliun. Pekanbaru-Padang seksi Sicincin-Padang Rp2,12 triliun. Seksi Pekanbaru-Kampar Rp448 miliar," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut