Tak Hanya Maskapai, Erick Thohir Dekati Berbagai Investor untuk Garuda Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih terus mencari investor baru PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Sampai saat ini belum ada investor yang berminat untuk investasi ke dalam bisnis emiten dengan kode saham GIAA tersebut.
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menjelaskan, pihaknya saat ini masih terus mencari investor. Dia juga memastikan akan ada investor yang menjadi partner strategis Garuda Indonesia.
"Pasti kita optimis ada yang masuk soal siapa masih nyari kita," ujar Arya saat ditemui wartawan di Kementerian BUMN, Kamis (21/7/2022).
Menteri BUMN Erick Thohir memang sudah bertemu dengan Chairman and Chief Executive Emirates, Sheikh Ahmed Bin Saeed Al Maktoum. Dalam kesempatan ini ikut hadir manajemen Indonesia Investment Authority (INA) dan Garuda Indonesia.
Rugi Garuda Indonesia (GIAA) Bengkak 70,25 Persen Jadi Rp62 Triliun di 2021
Pertemuan itu terkait potensi kemitraan strategis hingga penguatan kerja sama yang sudah terjalin sebelumnya. Hanya saja, hingga kini belum ada kesepakatan kerja sama lanjutan antara Garuda dan Emirates.
BEI Beberkan Syarat Buka Suspensi Saham Garuda Indonesia
Tak hanya itu, Erick juga telah melakukan pertemuan dengan Chairman of Etihad, H.E Mohammed Ali Al Shofara. Meski begitu, upaya kerja sama dengan maskapai penerbangan asal Uni Emirat Arab (UEA) ini juga belum ada kesepakatan.
Arya mencatat, upaya Garuda Indonesia menggaet Emirates dan Etihad sebagai investor masih terus dilakukan dan saat ini masih dalam tahapan proses. Selain itu, ada sejumlah investor yang juga didekati maskapai penerbangan pelat merah itu.
Etihad Airways Apresiasi Garuda Indonesia Berhasil Restrukturisasi Utang
"Masih proses jalan lah itu. Banyak yang kita deketin, nggak hanya airlines juga, kan kalau ada domestik dalam negeri oke juga," ucap Arya.
Editor: Aditya Pratama