SPAM Semarang Barat Rampung, Siap Layani 70.000 Rumah Tangga
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap telah merampungkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat di Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran SPAM ini diharapkan menjadi solusi permasalahan ketersediaan air bersih dan penurunan permukaan tanah di Kota Semarang.
Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S Atmawidjaja sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR menjelaskan, pembangunan SPAM Semarang Barat merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah selesai pada akhir 2023 dan siap untuk difungsikan melayani masyarakat.
"Keberadaan SPAM Semarang Barat ini sangat ditunggu masyarakat, terutama untuk menambah pasokan air bersih perpipaan di Kota Semarang," ujar Endra dalam keterangan tertulis dikutip, Minggu (17/12/2023).
SPAM Semarang Barat memiliki kapasitas 1.000 liter/detik dengan cakupan layanan air minum mencapai 70.000 sambungan rumah (SR) atau setara 350.000 jiwa yang berada di Kecamatan Tugu, Semarang Barat, dan Ngaliyan. Layanan SPAM ini diutamakan untuk pemenuhan kebutuhan domestik agar masyarakat menikmati air minum serta meningkatkan taraf kesehatan masyarakat terkait air bersih.
Sumber air baku SPAM Semarang Barat berasal dari Bendungan Jatibarang. Pada tahun 2017-2019 telah dibangun intake berkapasitas 1.050 liter/detik dengan anggaran APBN Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana senilai Rp105 miliar. Selanjutnya, pada 2019-2021 dibangun Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Jatibarang melalui skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), yakni PT ASB dengan nilai Rp417 miliar.