Smelter Morowali Meledak, Jokowi Minta Audit Berlapis: Harus Triple
JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan insiden ledakan yang terjadi di pabrik yang beroperasi di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah masih dalam proses investigasi. Ia pun akan menindaklanjuti langsung kasus pada Kapolri.
“Semuanya masih dalam proses investigasi. Dari kepolisian. Semuanya masih dalam proses investigasi dari Kepolisian, nanti tanyakan langsung kepada pak Kapolri,” ucap Jokowi usai menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional 2023 dalam Rangka Kesiapan Pemilu 2024 di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (30/12/2023).
Jokowi mengatakan jika aspek keamanan dari fasilitas smelter menjadi prioritas meski menjadi pekerjaan yang sangat sulit. Sebab, infrastruktur pendukung seperti tabung oksigen dan pemasangan plat pada bagian tungku yang membutuhkan suhu tinggi.
China Sebut 8 Warganya Tewas akibat Ledakan Smelter Nikel Morowali
“Ini apa, smelter memang pekerjaan yang sangat sulit tabungnya juga tabung yang sangat besar, pemanasan, pemanasan dengan sangat tinggi, saya melihat smelter tidak sekali dua kali, sehingga yang namanya dalam pembangunan dalam pembuatanya memang unsur keselamatan betul-betul harus dinomor satukan,” tutur dia.
Jokowi pun mengatakan dalam tiga bulan terakhir sudah terjadi dua kali kecelakaan kerja berupa ledakan tungku smelter pengolahan nikel yang menimbulkan korban jiwa. Oleh sebab itu, Jokowi meminta agar unsur keselamatan harus menjadi prioritas ke depannya bahkan hingga tiga kali.
Puluhan Mahasiswa asal Morowali Gelar Aksi Solidaritas untuk Korban Ledakan Smelter
“Urusan di tempat yang ada pemanasannya itu. Ada peleburannya itu. Itu yang menurut saya paling rawan di situ, jadi auditnya, checking-nya kalau bisa harus di double-in harus ditriple-in biar kejadian yang sudah sekali dua kali terjadi ini tidak terjadi lagi,” kata Jokowi.
Editor: Puti Aini Yasmin