Sinergi BUMN, Semen Baturaja Perpanjang Kelola Lahan Milik Pelindo II
JAKARTA, iNews.id - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II menandatangani addendum perjanjian kerja sama pengelolaan lahan di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, Sumatera Selatan selama 30 tahun. Perjanjian itu memperpanjang kerja sama yang sudah ada, yakni dimulai sejak 1 Januari 2013 dan diperpanjang hingga 31 Desember 2043.
Kesepakatan tertuang dalam Perjanjian Penggunaan Bagian-Bagian Tanah Hak Pengelolaan di Pelabuhan Panjang. Penandatanganan langsung ditandatangani oleh Direktur Utama Semen Baturaja Rahmad Pribadi dan Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo II, Saptono R Irianto di Kementerian BUMN, Senin 12 Maret 2018 yang disaksikan oleh Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementrian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah dan jajarannya.
"Penandatanganan addendum perjanjian kerja sama dilakukan dalam rangka menjamin kelancaran operasional Semen Baturaja, khususnya di wilayah Panjang, Lampung. Sebelumnya Semen Baturaja juga telah menjalin kerja sama dengan Pelindo II dalam Hak Pengelolaan Lahan (HPL) milik Pelindo II. Kerja sama dimanfaatkan perseroan untuk mendirikan pabrik penggilingan dan pengantongan semen di Panjang," tutur Dirut Semen Baturaja, Rahmad Pribadi dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (13/3/2018).
Dia menambahkan, melihat permintaan semen di wilayah Lampung yang mengalami peningkatan signifikan dan potensi untuk menguasai pangsa pasar lebih luas, perjanjian kerja sama antarperseroan diperpanjang hingga 30 tahun atau Desember 2043.
"Kerja sama antara Semen Baturaja dengan Pelindo II juga diperluas pada bidang-bidang lain, di antaranya pembongkaran, pemuatan dan angkutan barang curah yang sebelumnya telah disepakati," kata Rahmad.
Sementara itu, kontrak kerja sama pengelolaan lahan di Pelabuhan Panjang dengan PT Pelindo II kali ini menunjukan sinergi kedua BUMN. Kedua belah pihak mengharapkan sinergi akan memperkuat posisi Semen Baturaja sebagai produsen semen terbesar di Sumatera bagian Selatan dan Pelindo II sebagai BUMN pengelola dan pengembang industri pelabuhan terbaik.
Editor: Ranto Rajagukguk