Sergey Brin Jadi Orang Terkaya Ketiga di Dunia Berkat Lonjakan Saham Induk Google
CALIFORNIA, iNews.id - Salah satu pendiri Google, Sergey Brin mendepak Larry Ellison dari posisi orang terkaya ketiga di dunia. Hal ini sekaligus menempatkannya di belakang sesama pendiri perusahaan teknologi itu, Larry Page yang berada di urutan kedua.
Kenaikan kekayaan Brin didorong lonjakan saham perusahaan induk Google, Alphabet dalam beberapa pekan terakhir di tengah optimisme terhadap bisnis kecerdasan buatan (AI).
Melansir Forbes, saham Alphabet naik 2,2 persen ke level 325,75 dolar AS tak lama setelah perdagangan dibuka pada hari Selasa. Kenaikan ini terjadi setelah kenaikan 6,3 persen pada hari Senin dan melonjak lebih dari 75 persen sejak mencapai titik terendah di bawah 188 dolar AS pada Agustus.
Kenaikan terbaru saham Alphabet menyusul laporan Meta sedang mempertimbangkan untuk menggunakan chip AI Google untuk pusat data dan infrastruktur cloud-nya, menurut laporan The Information.
Geser Ellison, Pendiri Google Larry Page Jadi Orang Terkaya Kedua di Dunia
Sergey Brin diperkirakan memiliki kekayaan bersih sebesar 245,3 miliar dolar AS atau setara Rp4.079 triliun. Dia melampaui kekayaan Larry Ellison, yang kekayaannya bernilai 239,7 miliar dolar AS atau setara Rp3.986 triliun.
Daftar 5 CEO Terkaya di Dunia 2025, Elon Musk hingga Jensen Huang
Sementara itu, rekannya, Larry Page berada di urutan kedua orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih diperkirakan mencapai 264,4 miliar dolar AS atau setara Rp4.397 triliun.
Brin memegang lebih sedikit saham Kelas B Alphabet daripada Page, karena Brin lebih aktif menjual sahamnya dan beberapa kali menyumbangkan jutaan saham Alphabet dan Tesla miliknya untuk penelitian penyakit Parkinson.
Pendiri DeepSeek Liang Wenfeng Masuk Daftar Orang Terkaya di China, Segini Hartanya
Reli saham Alphabet yang berlangsung selama berbulan-bulan muncul karena semakin banyak investor yang mengungkapkan kekhawatiran bahwa kabar seputar AI telah menggelembungkan saham teknologi.
Optimisme seputar perusahaan induk Google ini didorong oleh akuisisi saham perusahaan senilai hampir 5 miliar dolar AS oleh Berkshire Hathaway milik Warren Buffett, yang jarang bertaruh di bidang teknologi di balik tawaran Apple yang lebih besar.
Alphabet minggu lalu merilis model AI terbarunya, Gemini 3, yang mendapat pujian dari CEO OpenAI Sam Altman dan CEO xAI Elon Musk. Kenaikan saham Google bertepatan dengan penurunan saham Oracle, karena semakin banyak investor yang dilaporkan melakukan perdagangan melawan perusahaan Ellison dalam taruhan yang lebih luas terhadap AI.
Editor: Aditya Pratama