Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Spesifikasi Drone Mata-Mata Iran Shahed-129 yang Ditembak Jatuh Jet Tempur AS
Advertisement . Scroll to see content

Senat Setujui Penangguhan Plafon Utang, AS Terhindar dari Gagal Bayar

Jumat, 02 Juni 2023 - 13:50:00 WIB
Senat Setujui Penangguhan Plafon Utang, AS Terhindar dari Gagal Bayar
Senat AS telah mengesahkan Undang-Undang (UU) untuk menangguhkan plafon utang pemerintah senilai 31,4 triliun dolar AS dan membatasi pengeluaran pemerintah. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Senat Amerika Serikat (AS) pada, Kamis (1/6/2023) waktu setempat, telah mengesahkan Undang-Undang (UU) untuk menangguhkan plafon utang pemerintah senilai 31,4 triliun dolar AS dan membatasi pengeluaran pemerintah. Hal ini untuk mengakhiri ancaman gagal bayar AS yang diprediksi akan mengguncang pasar keuangan dunia. 

Mengutip Reuters, dengan disahkannya UU tersebut, langkah selanjutnya ada di tangan Presiden AS Joe Biden, yang sebelumnya telah membuat kesepakatan dengan Ketua DPR AS, Kevin McCarthy. Biden berencana untuk segera menandatangani kesepakatan tersebut sebelum batas akhir pada 5 Juni mendatang. 

“Kami menghindari gagal bayar malam ini,” ujar Pemimpin Mayoritas Senat, Chuck Schumer dikutip, Jumat (2/6/2023). 

Adapun, UU tersebut disahkan melalui pemungutan suara dengan perbandingan 63-36 yang dilakukan oleh orang-orang moderat di kedua partai, yakni Partai Demokrat dan Partai Republik.

Sebelum pemungutan suara, para senator membahas hampir belasan amandemen dan menolak amandemen tersebut. 

Banyak orang-orang yang mengungkapkan keraguan terhadap bagian dari kesepakatan tersebut. Namun, mereka yakin bahwa kekhawatiran tersebut tidak sebanding dengan risiko malapetaka yang akan ditimbulkan dari gagal bayar. 

Dengan UU ini, batas pinjaman federal akan ditangguhkan hingga 1 Januari 2025. 

Schumer dan rekannya dari Partai Republik, Pemimpin Minoritas Mitch McConnell, memenuhi janji mereka untuk melakukan semua yang mereka bisa untuk mempercepat RUU yang dihasilkan dari negosiasi Biden dan Ketua DPR dari Partai Republik Kevin McCarthy.

"Amerika bisa bernapas lega," ucap Schumer dalam pidatonya di hadapan Senat.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut