Resign dari PNS, Retno Sustyaningsih Pilih Jadi Pengusaha Catering
JAKARTA, iNews.id - Profesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) memang menjadi impian di mayarakat Indonesia. Namun, berbeda dengan Retno Sustyaningsih yang rela mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut.
Retno memutuskan mundur dari PNS demi memfokuskan dirinya untuk berbisnis kuliner dengan nama Obby Catering.
''Awalnya ada keraguan di diri saya, sampai akhirnya saya bertanya kepada suami dan anak perihal keputusan apa yang menurut mereka yang paling tepat untuk saya ambil,'' ujar Retno dikutip dari Channel YouTube JagaLilin, Sabtu (31/12/2022).
Dia melanjutkan bahwa kebimbangannya pun mulai berakhir setelah mendapat restu dan dukungan dari suami dan anak. Tidak hanya itu, teman-teman di lingkungannya yang awalnya menjadi penikmat secara gratis masakan Retno mulai memesan masakannya untuk berbagai acara.
Kisah Sukses Mantan SPG Jadi Pengusaha Fesyen, Produk Diekspor ke Singapura hingga Taiwan
Memulai usaha dari hobi memasak dan bermodal 2 lusin piring, kini usaha Retno makin berkembang. Dia juga bercerita, setelah berhenti dari pekerjaannya sebagai PNS, usaha cateringnya mulai sepi pembeli.
Alih-alih menyerah dan menyesal, Retno malah percaya bahwa ini merupakan sebuah proses.
3 Pengusaha Muslim Terkaya di Indonesia, Siapa Saja?
''Menurut saya kunci dari kesuksesan itu adalah konsisten,'' ucapnya.
Kisah Mantan Bandar Narkoba Sukses Jadi Pengusaha Lakban
Saat sepi orderan, Retno tidak hanya berdiam diri, dia mulai menjual makanan frozen food seperti pastel, samosa, dan juga lumpia. Bahkan, dia juga berjualan secara offline dengan membuka booth di beberapa acara dan juga digelanggang olah raga.
Dia menyebut, hasil dari kesabaran selama satu tahun bergelut di tengah pandemi Covid-19 membuahkan hasil, dimana pada 2021 usahanya terus meningkat. Bahkan, dirinya pernah mendapatkan pesanan berjumlah Rp200 juta dalam satu hari.
Resign dari PNS, Pria Ini Pilih Jadi Pengusaha Pie Salak
"Kita pernah satu hari itu (pendapatan) Rp200 juta itu karena satu ada wedding dan satu ada kegiatan yang jumlahnya lumayan besar yang memesan makanan 1.000 kotak," tuturnya.
Tidak sukses sendiri, Retno juga mengajak karyawannya untuk tumbuh dan berjuang bersama. Karyawan Retno pun juga betah karena cara pimpinan Retno yang baik serta kejujuran Retno perihal kondisi dan keadaan usahanya.
Editor: Aditya Pratama