Rayakan Waisak, Erick Thohir Ikut Pelepasan 2.567 Lampion di Borobudur
JAKARTA, iNews.id - Puncak Hari Raya Waisak 2023 di kawasan Candi Borobudur akan ditandai dengan pelepasan 2.567 lampion, pada Minggu (4/11/2023) malam.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengkonfirmasi akan hadir pada puncak perayaan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur.
Dia menyebut Borobudur bukan saja menjadi destinasi wisata semata, namun candi peninggalan pemerintahan Dinasti Syailendra itu juga harus menjadi kawasan spiritual value.
"Saya ke sana untuk acara Waisak karena jangan sampai Borobudur tidak ada spiritual value, itu yang kita jaga," ungkap Erick kepada wartawan, Minggu (4/6/2023).
Hary Tanoesoedibjo: Hari Raya Waisak Momentum Perkokoh Persatuan Bangsa
Menurut dia, daya tarik Borobudur justru terletak pada budaya dan nilai spritualnya. Dimensi agama inilah yang menjadi magnet utama bagi parawisatawan lokal dan mancanegara.
"Orang juga ke Bali karena budayanya. Sama orang ke Borobudur tidak hanya tempat wisata," ungkap Erick.
1.216 Narapidana Buddha Terima Remisi Hari Raya Waisak, 7 Langsung Bebas
Tiket nonton pelepasan lampion saat puncak perayaan Waisak 2023 di Borobudur masih dibuka hingga Minggu (4/6/2023), pukul 17.000 WIB nanti. Masyarakat bisa membeli langsung di lokasi acara alias on the spot.
Total tiket yang disediakan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney melalui PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) sebanyak 5.000. Namun, kuota yang tersisa hingga Sabtu sore kemarin sebesar 1.000 tiket saja.
Adapun tarif masuk nonton pelepasan lampion per pengunjung dikenakan sebesar Rp50.000. InJourney dan TWC menyiapkan skenario agar umat Buddha yang beribadah bisa khusyuk. Sedangkan, masyarakat bisa menikmati wisata di Candi Borobudur tanpa mengganggu umat yang beribadah.
Editor: Jeanny Aipassa