PTPN Percepat Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit untuk Produksi Minyak Goreng Merah
JAKARTA, iNews.id - Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III mempercepat pembanguan pabrik kelapa sawit untuk memproduksi minyak goreng merah. Pembangunan pabrik itu akan dilakukan di lahan seluas 1.000 hektare.
Direktur Utama PTPN III, Mohammad Abdul Ghani menyatakan pembangunan pabrik kelapa sawit ditujukan untuk pengolahan minyak goreng merah yang mengandung unsur betakaroten tinggi.
“Pabrik kelapa sawit mini ini ditujukan untuk pengolahan minyak goreng merah yang mengandung unsur betakaroten tinggi. Ini dibutuhkan dalam rangka pencegahan stunting pada anak,” ujar Ghani melalui keterangan pers, Kamis (19/10/2023).
Nantinya, proyek minyak goreng merah akan diimplementasikan ke pabrik kelapa sawit di seluruh Indonesia. Aksi korporasi itu diharapkan mampu menyelesaikan masalah kelangkaan minyak goreng di masa-masa mendatang. Bahkan, bisa menyelesaikan masalah stunting serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
PTPN IV dan Perusahaan Malaysia Kembangkan 4 Pabrik CBG di Sumut
Perusahaan sebelumnya sudah membangun pabrik minyak merah di Sumatera Utara. Tercatat, ada tiga pabrik dengan kapasitas 10 ton minyak goreng per hari yang sedang dikerjakan, yakni di Kabupaten Deli Serdang, Langkat, dan Asahan.
“Pabrik ini merupakan pilot project yang teknologinya dikembangkan oleh PT Riset Perkebunan Nusantara dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) sebagai salah satu anak usaha kami,” kata Ghani.
Garap Pembangkit Tenaga Biogas, PTPN V Raih Asean Energy Awards
Di lain sisi, PTPN III memang memberikan hibah berupa pembangunan Laboratorium Riset Pengolahan Kelapa Sawit Mini di Kebun Pendidikan dan Penelitian Kelapa Sawit Institut Pertanian Bogor, di Jonggol, Jawa Barat.
Sebagai alumni Fakultas Pertanian IPB, Ghani berharap laboratorium tersebut mampu meningkatkan keterampilan lulusan IPB. “Nantinya, lulusan IPB akan siap kerja di industri kelapa sawit, termasuk di lingkungan PT Perkebunan Nusantara III,” tutur Ghani.
Editor: Jeanny Aipassa