Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 88.519 Pekerja Kena PHK Sepanjang 2025, Kemnaker Ungkap Biang Keroknya!
Advertisement . Scroll to see content

Pria asal Magelang Ini Sukses Budi Daya dan Jual Olahan Ikan Lele meski Kesulitan Air

Selasa, 24 Januari 2023 - 07:25:00 WIB
Pria asal Magelang Ini Sukses Budi Daya dan Jual Olahan Ikan Lele meski Kesulitan Air
Kesulitan air tak menghambat Andi Susanto untuk budi daya ikan lele. (Foto: YouTube CapCapung)
Advertisement . Scroll to see content

MAGELANG, iNews.id - Kesulitan air tak menghambat Andi Susanto untuk budi daya ikan lele. Dengan menggandeng warga Dusun Wonosari, Tegalrego, Kabupaten Magelang, dia sukses membudi dayakan dan menjual olahan ikan lele.

Andi yang juga ketua kelompok budi daya perikanan Wono Mina Sari menyebut telah menjalankan budi daya ikan lele sejak tahun 2009.

"Namun di awal kita seringkali mengalami kegagalan," ujar Andi dikutip dari YouTube CapCapung, Selasa (24/1/2023). 

Produk olahan ikan lele dari Kelompok Budi Daya Perikanan Wono Mina Sari Dusun Wonosari, Tegalrego, Kabupaten Magelang. (Foto: YouTube CapCapung)
Produk olahan ikan lele dari Kelompok Budi Daya Perikanan Wono Mina Sari Dusun Wonosari, Tegalrego, Kabupaten Magelang. (Foto: YouTube CapCapung)

Beberapa kegagalan yang dialami lantas tidak membuat dia putus asa. Dia berusaha untuk mencari sumber dan solusi kegagalan tersebut. 

Menurut Andi, kegagalan yang dialami bersumber dari indukan yang kurang berkualitas. Hal ini membuat bibit ikan lele pun turut menjadi buruk.

"Setelah evaluasi kami kemudian memilah indukan dan akhirnya menghasilkan bibit yang berkualitas dan dapat diperjualbelikan," tuturnya.

Dia menyampaikan, dengan pakan fermentasi dia bisa memproduksi ikan selama 50 hari. Sekali panen, produksi yang dihasilkan untuk 1 kilogram (kg) ikan lele bisa mencapai 8-9 ekor.

Budi daya ikan lele ini ternyata juga dapat membantu banyak masyarakat yang terkena PHK di masa pandemi. Andi menuturkan, masyarakat yang terkena PHK kemudian bekerja di kolam budi daya dan beberapa di antaranya menjadi kurir yang mengantarkan pesanan bibit lele. 

Selain itu, ibu-ibu setempat pun turut diikut sertakan. Awalnya, ibu-ibu akan diberikan lele dan diberikan kebebasan untuk mengolah lele tersebut.

Hasil kreatifitas ibu-ibu itu pun turut menjadi produk yang berhasil dipasarkan dan diminati olah para konsumen.

"Saat ini kita memiliki produk lele segar berbumbu, steak lele, dan pastel lele," ucap Andi.

Kelompok budi dayanya pun turut memanfaatkan media sosial seperti grup WhatsApp dan Facebook untuk memasarkan produknya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut