Pria asal Magelang Ini Sukses Budi Daya dan Jual Olahan Ikan Lele meski Kesulitan Air
MAGELANG, iNews.id - Kesulitan air tak menghambat Andi Susanto untuk budi daya ikan lele. Dengan menggandeng warga Dusun Wonosari, Tegalrego, Kabupaten Magelang, dia sukses membudi dayakan dan menjual olahan ikan lele.
Andi yang juga ketua kelompok budi daya perikanan Wono Mina Sari menyebut telah menjalankan budi daya ikan lele sejak tahun 2009.
"Namun di awal kita seringkali mengalami kegagalan," ujar Andi dikutip dari YouTube CapCapung, Selasa (24/1/2023). 
Beberapa kegagalan yang dialami lantas tidak membuat dia putus asa. Dia berusaha untuk mencari sumber dan solusi kegagalan tersebut.
Sukses Budi Daya Murai Batu, Pemuda di Pangkalpinang Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah per Bulan
Menurut Andi, kegagalan yang dialami bersumber dari indukan yang kurang berkualitas. Hal ini membuat bibit ikan lele pun turut menjadi buruk.
"Setelah evaluasi kami kemudian memilah indukan dan akhirnya menghasilkan bibit yang berkualitas dan dapat diperjualbelikan," tuturnya.
Petugas PPSU Manfaatkan Kolong Tol Becakayu Tempat Budi Daya Terong
Dia menyampaikan, dengan pakan fermentasi dia bisa memproduksi ikan selama 50 hari. Sekali panen, produksi yang dihasilkan untuk 1 kilogram (kg) ikan lele bisa mencapai 8-9 ekor.
Berawal dari Beban Pakan Ternak Membengkak, Pria Ini Sukses Budi Daya Maggot
Budi daya ikan lele ini ternyata juga dapat membantu banyak masyarakat yang terkena PHK di masa pandemi. Andi menuturkan, masyarakat yang terkena PHK kemudian bekerja di kolam budi daya dan beberapa di antaranya menjadi kurir yang mengantarkan pesanan bibit lele.
Selain itu, ibu-ibu setempat pun turut diikut sertakan. Awalnya, ibu-ibu akan diberikan lele dan diberikan kebebasan untuk mengolah lele tersebut.
Hasil kreatifitas ibu-ibu itu pun turut menjadi produk yang berhasil dipasarkan dan diminati olah para konsumen.
"Saat ini kita memiliki produk lele segar berbumbu, steak lele, dan pastel lele," ucap Andi.
Kelompok budi dayanya pun turut memanfaatkan media sosial seperti grup WhatsApp dan Facebook untuk memasarkan produknya.
Editor: Aditya Pratama