Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bluesky Garap Fitur DM, Ikuti Jejak Media Sosial Lainnya
Advertisement . Scroll to see content

Perusahaan Milik Eks CEO Twitter Ganti Nama Jadi Block

Kamis, 02 Desember 2021 - 12:49:00 WIB
Perusahaan Milik Eks CEO Twitter Ganti Nama Jadi Block
perusahaan fintech milik eks CEO Twitter Jack Dorsey , Square berganti nama menjadi Block. (foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Fintech besutan eks CEO Twitter Jack Dorsey, Square berganti nama menjadi Block. Hal ini dilakukan karena Block akan berfokus pada teknologi seperti blockchain dan berkembang di luar bisnis asli sebagai kartu kredit reader.

Adapun pergantian nama akan efektif pada 10 Desember 2021 mengakui pertumbuhan perusahaan dan menciptakan ruang untuk pertumbuhan lebih lanjut. Block masih akan diperdagangkan dengan ticker SQ di New York Stock Exchange.

“Kami membangun merek Square untuk bisnis Penjual kami, di situlah tempatnya,” ujar Dorsey, yang merupakan salah satu pendiri sekaligus CEO, dalam sebuah pernyataan dilansir dari CNBC, Kamis (2/12/2021).

“Block memang nama baru, tapi tujuan pemberdayaan ekonomi kita tetap sama. Tidak peduli bagaimana kami tumbuh atau berubah, kami akan terus membangun alat untuk membantu meningkatkan akses ke ekonomi,” sambungnya.

Diketahui, Dorsey mendirikan Square pada tahun 2009 dengan fokus pada pembayaran langsung dan kartu kredit reader yang memungkinkan orang menerima pembayaran kartu kredit di smartphone.

Square yang berbasis di San Francisco menjadi aplikasi perbankan digital peer-to-peer dan pinjaman usaha kecil, menerima piagam bank dan mulai menawarkan kripto dan perdagangan saham. 

Perusahaan telah mengakuisisi penyedia paylater, Afterpay dan layanan streaming musik Jay-Z, Tidal. Ini juga menggandakan bitcoin dengan bisnis yang berfokus pada kripto yang disebut TBD.

"Nama Block memiliki banyak arti terkait untuk perusahaan, blok bangunan, blok lingkungan, dan bisnis lokal mereka, komunitas yang berkumpul di pesta blok yang penuh dengan musik, blockchain, bagian kode, dan hambatan untuk diatasi,” kata Block dalam sebuah penyataan.

Sementara itu, Dorsey baru saja mengundurkan diri dari CEO Twitter pada Senin waktu setempat setelah menjalankan Twitter dan Square secara bersamaan sejak 2015.

Dia yakin Twitter siap berkembang tanpa pendirinya dan dia sekarang akan memiliki lebih banyak waktu untuk mendedikasikan diri pada portofolio Square yang terus berkembang. Namun, Dorsey juga diharapkan untuk fokus pada ketertarikannya dengan mata uang kripto.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut