Persaingan Tak Sehat, Acuan Tarif Jasa Pengiriman Bakal Diterapkan
SEMARANG, iNews.id - Persaingan industri jasa pengiriman ekspres kian ketat, yang diikuti dengan perang tarif dari masing-masing perusahaan.
Hal itu membuat pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) ingin membuat acuan sesama perusahaan jasa kurir.
Ketua Umum Asperindo Mohamad Feriadi mengatakan, acuan yang dimaksud adalah penentuan batas bawah tarif pengiriman untuk menghindari persaingan yang tidak sehat.
“Kalau ada banting-bantingan harga yang diuntungkan costumer, tapi perusahaan dirugikan. Dulu penetapan tarif batas bawah pernah diberlakukan. Namun, belakangan sudah tidak dijalankan lagi,” ujarnya, Minggu (24/12/2017)
Karena itu, Feriadi ingin mengusulkan kembali pemberlakuan tarif batas bawah. Salah satu hal yang menjadi alasan perlunya acuan tersebut adalah hadirnya perusahaan jasa kurir baru. Perusahaan baru tersebut memiliki kemampuan teknologi sehingga lebih efisien.