Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bangkit dari PHK, UMKM Roti Rumahan Berhasil Tembus Pasar Ekspor berkat BRI
Advertisement . Scroll to see content

Penyaluran Kredit BRI Capai Rp1.354,64 Triliun di 2024, Naik 6,97 Persen

Rabu, 12 Februari 2025 - 11:05:00 WIB
Penyaluran Kredit BRI Capai Rp1.354,64 Triliun di 2024, Naik 6,97 Persen
Direktur Utama BRI Sunarso dalam konferensi pers paparan kinerja keuangan tahun 2024, Rabu (12/2/2025). (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penyaluran kredit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencapai Rp1.354,64 triliun hingga kuartal IV 2024. Angka ini naik 6,97 persen secara tahunan (yoy).

Direktur Utama BRI Sunarso menuturkan, seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif dan penyaluran kredit BRI ini didominasi oleh penyaluran kredit kepada UMKM.

"Dengan porsi kredit kepada UMKM mencapai 82 persen dari total kredit yang diberikan oleh BRI. Total kredit yang diberikan BRI itu adalah Rp1.355 triliun," ucap Sunarso dalam konferensi pers paparan kinerja keuangan tahun 2024, Rabu (12/2/2025).

Rinciannya, kredit mikro mencapai Rp627,48 triliun, konsumer Rp209,09 triliun, ritel dan menengah Rp273,79 triliun, koperasi Rp244,27 triliun dan UMKM Rp1.110,37 triliun. Artinya, porsi penyaluran kredit segmen UMKM sebesar 81,97 persen dari total kredit.

Menurut Sunarso, pertumbuhan kredit tersebut mendorong aset bank tumbuh Rp1.993 triliun, tumbuh 1,42 persen yoy.

Sementara itu, dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross bank per Desember 2024 sebesar 2,78 persen, membaik dibandingkan posisi Desember 2023, yakni 2,95 persen.

"Di samping itu BRI mempersiapkan pencadangan lebih dari cukup, NPL coverage 215 persen artinya lebih dari dua kali NPL itu sudah kita cadangkan," ucapnya.

Perlu diketahui, sepanjang tahun 2024 BRI Group berhasil mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp60,64 triliun, dan aset sebesar Rp1.993 triliun atau tumbuh 1,42 persen secara year on year. 

Sunarso menegaskan pertumbuhan ini didorong oleh penyaluran kredit yang selektif, berkualitas, dan dengan tetap berfokus kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut