Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Erick Thohir Kagum Timnas Futsal Indonesia Runner Up Piala Asia 2026, Soroti Kerja Keras dan Manajemen
Advertisement . Scroll to see content

Pemangkasan Jumlah Klaster BUMN Jadi 11 Masuk Tahap Pembahasan, Kapan Dieksekusi?

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:19:00 WIB
Pemangkasan Jumlah Klaster BUMN Jadi 11 Masuk Tahap Pembahasan, Kapan Dieksekusi?
Pemangkasan klaster BUMN dari 12 menjadi 11 klaster masuk dalam tahap pembahasan di Kementerian BUMN. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut pemangkasan klaster perusahaan pelat merah dari 12 menjadi 11 klaster masuk dalam tahap pembahasan di Kementerian BUMN. Terkait kapan perampingan akan dieksekusi, dia enggan menjelaskan karena masih dalam tahap kajian.

“Sabar, masih dibahas,” ujar Arya saat dikonfirmasi, Selasa (16/7/2024). 

Adapun, BUMN dikelompokan berdasarkan value chain dan ekosistem bisnisnya. Saat ini telah terbentuk 12 klaster yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo atau akrab disapa Tiko. 

12 klaster BUMN saat ini di antaranya sektor jasa pariwisata dan pendukung; sektor telekomunikasi dan media; sektor energi, minyak, dan gas; sektor kesehatan; sektor manufaktur; sektor pangan dan pupuk.

Kemudian, sektor perkebunan dan kehutanan; sektor mineral dan batu bara; sektor asuransi dan dana pensiun; sektor keuangan; sektor infrastruktur; dan sektor logistik.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir memberi sinyal adanya pengurangan jumlah perusahaan pelat merah di Kementerian BUMN. Rencananya, akan ada satu klaster yang dihilangkan dan menyisakan 11 klaster saja.

“Bagaimana jumlah BUMN nanti ke depan? Jumlahnya lebih sedikit, tetapi klaster yang tadinya 12 menjadi 11,” ucap Erick saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan beberapa waktu lalu. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut