Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cegah Banjir, Pramono Pasang 3 Pompa Stasioner di Daan Mogot Jakbar
Advertisement . Scroll to see content

Menteri PUPR Pastikan Perbaikan Darurat Tanggul Sungai Wulan Selesai

Kamis, 15 Februari 2024 - 21:41:00 WIB
Menteri PUPR Pastikan Perbaikan Darurat Tanggul Sungai Wulan Selesai
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan perbaikan darurat titik tanggul Sungai Wulan yang jebol akibat hujan lebat telah berhasil dilakukan. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan perbaikan darurat titik tanggul Sungai Wulan yang jebol akibat hujan lebat pada 3-5 Februari 2024 silam telah berhasil dilakukan. Kini tanggul telah tertutup, tinggal menyisakan pekerjaan penebalan atau penambahan tinggi tanggul.

Basuki mengatakan, penambahan tinggi tanggul Sungai Wulan akan terus dilakukan. Hal ini untuk mencegah air melimpas di atas tanggul Sungai Wulan atau jebol kembali.

"Sesuai target yang disampaikan Senin lalu (12/2/2024), kedua tanggul yang jebol sudah tertutup semua dalam tiga hari ini.  Sekarang tinggal memperkuat dan meninggikan tanggul, karena diprediksi puncak hujannya masih terus sampai akhir Februari 2024," ujar Basuki dalam keterangannya, Kamis (15/2/2024).

Basuki menuturkan, untuk mengurangi genangan di wilayah terdampak banjir, saat ini Kementerian PUPR telah menambah jumlah pompa air dari sebelumnya 12 pompa berkapasitas 5 m3/detik menjadi 22 unit pompa dengan total kapasitas 11,48 m3/detik. 

"Mudah-mudahan ini bisa mempercepat surutnya dan mengurangi luasan genangan air di wilayah terdampak. Mudah-mudahan masyarakat bisa segera kembali ke rumahnya masing-masing," ucap Basuki. 

Dia menyebut, jalan akses Semarang-Demak-Kudus saat ini sudah bisa tembus/dilalui kendaraan roda empat, sehingga pergerakan orang dan barang tidak harus memutar lewat Semarang-Purwodasi-Kudus.

Selain pompa air, Kementerian PUPR juga telah mengerahkan unit alat berat untuk mempercepat penanganan banjir berupa 9 unit excavator, 1 unit Dozer, 1 unit Vibro roller, 2 unit tronton, dan 3 unit Dump Truk. 

Total sebanyak 320 pekerja diterjunkan untuk mempercepat penanganan terdiri dari 60 orang dari BBWS Pemali Juana, dibantu 200 tenaga dari kontraktor, dan 60 personel TNI. Bantuan TNI sangat berarti dalam mempercepat penyelesaian penutupan tanggul.

Kementerian PUPR melalui Tim Tanggap Darurat Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah berkordinasi dengan pos pengungsian menurunkan bantuan untuk kebutuhan Sarana dan prasarana (sarpras) yang diperlukan berupa 19 unit toilet portabel, 14 unit Hidran Umum (HU), dan 3 unit Mobil Tangki Air berkapasitas 4.000 liter untuk pendistribusian air bersih di lokasi pengungsian.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut