Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Garuda Indonesia bakal Dapat Suntikan Modal dari Danantara Rp23,9 Triliun 
Advertisement . Scroll to see content

Macquarie Beli Saham Merdeka Copper Gold Rp2,4 Triliun, Harga Tebus Rp2.420 per Lembar

Minggu, 07 Maret 2021 - 13:10:00 WIB
Macquarie Beli Saham Merdeka Copper Gold Rp2,4 Triliun, Harga Tebus Rp2.420 per Lembar
Macquarie Capital memborong saham PT Merdeka Copper Gold Tbk senilai Rp2,4 triliun. (Foto: ilustrasi/Ant)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perusahaan jasa keuangan dan investasi, Macquarie Capital memborong saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Aksi korporasi tersebut mencapai Rp2,4 triliun lewat skema private placement.

Dengan skema tersebut, MDKA menerbitkan saham baru 1 miliar lembar. Dengan penambahan itu, total saham perseroan yang beredar bertambah menjadi 22,904 miliar dari sebelumnya 21,897 miliar lembar.

Corporate Secretary MDKA, Adi Adriansyah Sjoekri mengatakan, Macquarie Capital memborong saham baru itu senilai Rp2,44 triliun. Saham tersebut ditebus seharga Rp2.420 per lembar.

"Dana yang diperoleh perseroan melalui pelaksanaan PMTHMETD akan dipergunakan perseroan dan/atau anak perusahaan untuk keperluan belanja modal dan/atau kebutuhan modal kerja perseroan dan/atau anak perusahaan," katanya melalui keterbukaan informasi, dikutip Minggu (7/3/2021).

Harga tersebut lebih rendah daripada harga saham MDKA di pasar saat ini. Pada penutupan perdagangan Jumat (5/3/2021), harga saham MDKA berada di level Rp2.600 per lembar, turun 0,76 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Sebelum private placement, MDKA dikuasai oleh PT Saratoga Investama Sedaya dengan 4,19 miliar lembar saham (19 persen), diikuti PT Mitra Daya Mustika dengan 2,95 miliar lembar (13 persen), Garibaldi Thohir dengan 1,79 miliar lembar (6 persen), dan PT Suwarna Arta Mandiri sebanyak 1,38 miliar lembar saham (6,3 persen). 

Dengan pembelian saham MDKA sebanyak 1,007 miliar lembar membuat Macquarie Capital menjadi pemegang saham terbesar kelima di perusahaan tambang tembaga dan emas itu.

Penambahan modal dengan private placement ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yuang digelar pada Maret 2019. Saat itu, pemegang saham merestui penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya 1,725 miliar lembar saham.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut